Jakarta, NU Online
Pro-kontra terhadap Rancangan Undang-Undang Anti-Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) kerap menjadi sorotan media massa.
Dalam pertemuannya dengan NU Online di gedung PBNU hari ini, Senin (3/4), Sekjen Lesbumi Diennaldo menyayangkan sikap mereka yang mengatasnamakan diri Forum Anak Muda NU.
<>Forum yang mengeluarkan Pernyataan Bersama tentang RUU APP, di Jakarta, Minggu (2/4) kemarin ini, menurutnya, terlalu reaksioner terhadap penyataan PBNU yang mendukung segera disahkannya RUU APP yang saat ini masih digodok di DPR.
Menurutnya juga, forum ini tidak menyadari bahwa mereka dijadikan alat oleh kaum kapitalis untuk mengeksploitasi negara kita.
“Saya sangat menyesalkan sikap mereka yang ngomong di koran yang dijadikan alat untuk mencari popularitas semata. Mereka nggak sadar kalau mereka sebenarnya dijadikan alat kaum kapitalis di negara kita dan dimanfaatkan oleh pers yang mencoba memperhadapkan sikap mereka dengan PBNU,” ungkap Diennaldo.
Dia juga menyatakan, RUU APP bukanlah alat arabisasi dan eksploitasi terhadap kaum perempuan. “RUU APP ini bukanlah proses arabisasi, RUU ini perlu diujicobakan. Dari situ, kita akan mengetahui celah-celah mana yang harus diperbaiki.” (dar)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Kasasi Dikabulkan, MA Batalkan Putusan PTUN Terkait Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran
4
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
5
Banjir di Medan Rendam 2.200 Rumah, 7.930 Warga Terdampak
6
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
Terkini
Lihat Semua