Pamekasan, NU Online
Santri pondok pesantren Nurul Jadid, Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Sampang, Madura, Jawa Timur, Minggu, menanam sekitar 5.000 pohon di lahan kosong di wilayah setempat.
Pengasuh pondok pesantren itu, KH Ali Wahdi mengatakan, penanaman ribuan pohon tersebut dimaksudkan untuk menciptakan suasana lingkungan yang sejuk, sekaligus sebagai bentuk kampanye mengenai pentingnya penghijauan.
<>
"Intinya kami ingin mengajak masyarakat, khususnya yang tinggal sekitar pondok ini agar peduli terhadap lingkungan," katanya.
Penanaman 5.000 pohon yang digelar santri pondok pesantren Nurul Jadid ini juga melibatkan masyarakat setempat, aparat kepolisian, TNI dan aktivis gerakan Pramuka.
"Semua pihak kita ajak melakukan aksi menanam pohon ini, karena hemat kerusakan lingkungan ini sebenarnya merupakan tanggung jawab semua pihak," katanya.
Pesantren, kata dia, hanya sebagai fasilitator, dan gerakan penghijauan melalui pondok pesantren dimaksudkan, karena lembaga tersebut memiliki basis akar massa yang banyak sehingga akan dengan mudah disosialisasikan kepada masyarakat luas.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
4
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua