Jakarta, NU Online
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyentil pemerintah daerah yang kerap membubarkan lahan usaha para pedagang kaki lima.
Dengan alasan mengganggu ketertiban sekalipun, SBY tak ingin pelaku usaha kaki lima dibubarkan paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan perangkat pemerintah daerah lainnya.<>
"Saya tidak senang lihat saudara kita pedadang kaki lima digusur-gusur apalagi dengan kekerasan," kata SBY dalam pembukaan Gerakan Kewirausahaan Nasional, di SME Tower, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (8/3).
Menurut SBY, pedagang kaki lima, adalah wirausaha yang gigih dan turut memajukan pembangunan di daerah. Pemerintah daerah diminta untuk memfasilitasi para pedagang kaki lima untuk tetap berwirausaha, dengan menyediakan lahan wirausaha dan tetap menjaga ketertiban.
"Namun demikian, saudaraku pedagang kaki lima bisa menjalankan usahanya dengan tertib, sesuai yang diatur dan ditata pemerintahan daerah. Dengan demikian mereka bisa berusaha, dan usahanya sesuai pembangunan di daerah," tutur SBY.
Dengan memajukan usaha mikro, angka kemiskinan akan dapat dikurangi, kesejahteraan masyarakat tumbuh, dan angka kejahatan berkurang di tengah masyarakat. "Pedagang kaki lima jaga ketertiban, kebersihan, yang dijual benar-benar bermanfaat. Kalau pedagang kaki lima makin tumbuh dengan baik, pengangguran bisa diturunkan, pengangguran turun kemiskinan turun," kata SBY.
"Turunnya pengangguran menurunkan angka kejahatan. Pelajaran yang bisa dipetik, kejahatan sering dilakukan mereka yang tidak memiliki pekerjaan, penganggur," tambahnya.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua