Polewali, NU Online
Sebuah fenomena ganjil muncul di masjid Al Mubaraqah di BTN Perumahan Ampi, Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Di dalam masjid tersebut tiba-tiba muncul sumber mata air yang memancarkan air dengan deras.
Saking derasnya, air dari mata air ini sampai membanjiri masjid dan areal di sekitarnya. Tak ayal, ratusan warga pun berbondong-bondong menyaksikan fenomena unik ini. Di antara mereka terlihat beberapa orang mengambil air tersebut karena menyakini memiliki kemampuan menyembuhkan berbagai macam penyakit.<>
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sabtu (21/5), mata air tersebut muncul setelah warga setempat menunaikan salat Shubuh. Sebelum mengeluarkan air, lantai masjid sempat bergoyang disusul keramik yang tiba tiba terangkat naik. Bahkan di antaranya retak dan dari sela-selanya mengalir air yang sangat deras.
Semburan air ini tak hanya membanjiri masjid dan areal di sekitarnya, namun juga persawahan dan permukiman. Dari beberapa titik mata air di dalam masjid, yang terbesar terletak pada dua titik tiang mimbar. Air yang keluar pun jernih dan dapat diminum langsung.
Ironisnya sejak dulu warga setempat kesulitan menemukan sumber air yang bersih. Setiap kali membuat sumur air yang muncul selain berbau juga berwarna pudar. Sehingga untuk minum warga setempat terpaksa menggunakan air dari PDAM.
Air dari sumber di dalam masjid ini selain dimanfaatkan warga setempat untuk minum dan memasak juga diyakini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hingga kini ratusan warga masih terus berdatangan.
Redaktur : Syaifullah Amin
Dari berbagai sumber
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua