Semua Unsur di PPP Diminta Evaluasi Turunnya Perolehan Suara Partai
NU Online Ā· Sabtu, 11 April 2009 | 12:07 WIB
Semua unsur di dalam Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diminta melakukan introspeksi, evaluasi total terhadap langkah politik, program, serta kebijakan partai. Hal itu penting dilakukan menyusul turunnya perolehan suara partai pada Pemilu kali ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat DPP PPP, Irgan Chairul Mahfiz, di Jakarta, Sabtu (11/4). Ia mengatakan hal itu karena sebagian kader dan simpatisan partai tampak saling menyalahkan atas hasil yang diperoleh PPP.<>
"Saya meminta pihak-pihak tertentu untuk tidak bersikap secara emosional dengan mencari ākambinghitamā, saling menyalahkan, dan saling menyerang pribadi, karena hal itu adalah salah satu hal yang kontraproduktif di saat seharusnya mereka prihatin terhadap turunnya suara partai," ujar Irgan.
Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) beberapa lembaga survei dan dan penghitungan sementara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), PPP menduduki peringkat ketujuh, turun tiga peringkat dari posisi pada pemilu 2004.
Ada baiknya, kata dia, semua komponen: Majelis Pertimbangan Partai, Majelis Syariah, Majelis Pakar dan Pengurus Harian DPP PPP duduk bersama membicarakan langkah yang tepat untuk pembenahan partai di masa mendatang.
Ia juga mengimbau supaya PPP turut serta membangun koalisi yang efektif dengan Partai Demokrat dan mengusung Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon presiden. "Karena (Demokrat) satu-satunya yang telah tergambarkan secara kasat mata sebagai bagian tumpangan kepentingan masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinan nasional," katanya. (rep)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
3
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
4
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
5
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
6
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
Terkini
Lihat Semua