Kantor Pos Besar Surabaya akhirnya menerbitkan prangko seri terbaru bergambar tokoh pejuang nasional Bung Tomo. Hal itu dalam rangka memperingati Hari Pahlawan khususnya bagi arek-arek Suroboyo.
"Peluncuran prangko seri terbaru dalam rangka menyambut Hari Pahlawan. Di mana Bung Tomo sebagai simbol dan tokoh pejuang Arek-arek Suroboyo,"kata Manajer Pemasaran Jasa Keuangan dan Filateli Kantor Pos Surabaya, Joko Sudarmawan, di Surabaya, Sabtu (20/11)..
<>
Prangko seri terbaru itu memang ditujukan untuk masyarakat umum, terutama para generasi muda agar mengenal tokoh-tokoh pejuang nasional. Selain itu, prangko Bung Tomo itu juga ditujukan bagi para kolektor filateli di Surabaya, Jawa Timur, dan Indonesia.
"Karena bulan November bertepatan dengan Hari Pahlawan dan peristiwa itu terjadi di Kota Surabaya, maka tidak ada lagi tokoh yang layak disebut tokoh perjuangan, selain Bung Tomo," katanya.
Prangko seri Hari Pahlawan dengan menampilkan Bung Tomo sebagai tokoh sentral itu dilengkapi dengan latar belakang bendera Merah Putih. "Meski penggunaan prangko sebagai media surat-menyurat sudah mulai tergerus oleh pesatnya perkembangan teknologi komunikasi, namun prangko tetap memiliki tempat tersendiri di mata penggemarnya,"tutur Joko.
Seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, tampaknya telah berdampak terhadap fungsi prangko, karena berbagi kabar sudah bisa dilakukan dengan sangat mudah, cepat, dan murah.
"Misalnya melalui surat elektronik atau dikenal dengan e-mail, SMS dan jejaring sosial facebook," katanya.
Berbarengan dengan itu, RI dan Rusia menerbitkan perangko dan sampul peringatan bersama untuk memperingati 60 tahun hubungan bilateral kedua negara. Penandatanganan sampul peringatan bersama hubungan bilateral RI-Rusia dilakukan di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jumat, dan ditandatangani oleh Plt. Dirjen Postel Kemenkominfo, M. Budi Setiawan, Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Hamid Awaluddin, dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov.(amf/ant)
Terpopuler
1
Gerhana Bulan Total Bakal Terlihat di Seluruh Indonesia pada Selasa 3 Maret 2026, Dianjurkan Shalat Khusuf
2
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
3
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
4
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
5
Innalillahi, Ketum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua