Syuriyah NU Jateng: Tetap Ikhlas Berjuang untuk NU
NU Online · Senin, 7 Februari 2011 | 06:16 WIB
Dalam rangka memperingati 85 tahun hari lahir NU, PCNU Kabupaten Purworejo gelar pengajian umum di Gedung NU setempat pada Ahad (30/01) kemarin. Dalam kesempatan tersebut KH Achmad Chalwani sebagai pembicara menekankan pentingnya ikhlas berjuang untuk NU.
”Struktur di NU itu bukan jabatan, akan tetapi perjuangan,” kata Pengasuh PP An-Nawawi Berjan yang juga Syuriyah PWNU JawaTengah itu.<>
Selain itu, mengutip KH Ali Maksum Krapyak Yogyakarta, Kiai Chalwani menyampaikan empat prinsip yang harus dipegang oleh kader NU terutama pengurusnya.
Keempat prinsip tersebut adalah: Mengenal NU (Al-ma’rifatu bi Nahdlatil Ulama), Percaya pada NU (Ats-tsiqatu bi Nahdlatil Ulama), Berjuang bersama NU (Al-jihadu bi Nahdlatil Ulama) dan Sabar dengan NU (Ash-shabru bi Nahdlatil Ulama).
Evaluasi Manajeman dan Kaderisasi
Setelah mauidlah hasanah, pengurus yang dikomandoi KH Hamid AK melakukan evaluasi dalam acara yang dihadiri perwakilan MWC dan Banom NU tersebut. diantara hasil evaluasi adalah akan digarapnya penataan administrasi mulai dari manajeman sampai surat menyurat.
Selain itu, disepakati juga adanya Turba (turun bawah)keliling dari PCNU ke pengurus MWC secara bergilir untuk meningkatkan konsolidasi organisasi. di bidang kaderisasi, PCNU juga sedang membahas formula yang tepat mengingat dalam NU belum ada kaderisasi.
”Memang, stok pengurus NU dari Ansor dan IPNU yang sudah ada pengkaderan. Namun, tidak semua pengurus NU pernah berkecimpung di GP Ansor atau IPNU. Jadi Kaderisasi dalam NU sendiri juga penting,” tandas Hamid. (mad)
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua