Warta

Tanpa Konvensi, DPC PKB Malang Incar Kursi Wabup

NU Online  ·  Kamis, 17 Desember 2009 | 06:38 WIB

Kepanjen, NU Online
Jelang Pilkada kabupaten Malang periode 2010-2015 beberapa Partai Politik di Kabupaten Malang mulai bermanuver dengan menggelar rapat kerja tertutup maupun terbuka. Namun Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kabupaten Malang, enggan melakukan Konvensi terbuka.

DPC PKB hanya mengincar kursi Calon Wakil Bupati bukan Kursi Bupati. Dengan mengincar kursi Wabup, DPC PKB pun mengambil keputusan untuk tidak melaksanakan konvensi secara terbuka. Demikian dinyatakan Imron Rosyadi Ketua Pemenangan Pemili PKB, seusai rapat kerja di kantor DPC PKB Malang, Rabu (16/12).<>

"Sesuai peraturan partai Nomer 3 tahun 2009 tentang Pikada, bila partai hanya meraih 7 hingga 15 persen suara, partai tidak wajib mengusung calon bupati sendiri,” ungkap Imron seperti dilansir situs beritajatim.com.

Menurut Imron, dengan jumlah suara itu, PKB hanya boleh berkoalisi dengan partai lain dan bisa mengajukan kandidat untuk calon wakil bupati saja.

Sekedar diketahui, saat ini DPC PKB Kabupaten Malang mempunyai 8 kursi diparlemen. Berdasarkan hasil Muspincab pun diputuskan jika DPC PKB, hanya mengajukan calon satu-satunya untuk menjadi wakil bupati pada Pilkada mendatang yang jatuh pada H Sanusi.

Sanusi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Malang serta Wakil Ketua di legislatif saat ini, diminta untuk mendekatkan diri dan menggandeng Rendra Kresna yang notabene calon terkuat dari Partai Golkar dalam Pilbup Malang mendatang. (min)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang