Jakarta, NU Online
Permasalahan yang diakibatkan karena kesenjangan atau ketimpangan jender, seperti terjadinya diskriminasi terhadap perempuan dalam hal akses dan kontrol atas sumberdaya, ekonomi dan politik masih banyak mendapat sorotan dari pelbagai pihak.
Atas dasar ini, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era KH Abdurrahman Wahid, Khofifah Indar Parawansa pada peluncuran bukunya “Mengukir Paradigma Menembus Tradisi: Pemikiran Tentang Kesetaraan Jender,” banyak mengomentari persoalan terkait dengan isu jender.
<>Peluncuran buku yang berlangsung hari ini, Senin (27/03) di hotel Menara Peninsula Jalan Let. Jend S Parman ini menghadirkan dua pembicara, yaitu KH. Hasyim Muzadi (Ketua Umum PBNU) dan Ani W Soetjipto (pengamat Politik) dengan moderator Gefarina Djohan (dosen UIN Jakarta).
Dalam kesempatan ini, Hasyim menyatakan, kesetaraan jender perlu banyak mendapat perhatian dari semua pihak. “Keserasian jender itu merupakan rembesan dari keadilan dan kesetaraan jender, karena itu peran laki-laki dan perempuan harus saling mengisi” ungkap Hasyim.
Senada dengan Hasyim, Ani juga melihat masih adanya diskriminasi terhadap hak perempuan dalam menciptakan kemandiriannya. “Gerakan perempuan perlu menemukan satu isu yang menyatukan mereka. karena itu perlu ada sinergi di antara mereka baik pada lintas agama maupun organisasi,” ujar Ani.
Peluncuran buku ini banyak dihadiri peserta dari pelbagai LSM, aktivis mahasiswa dan masyarakat umum, turut hadir pula Mahfud MD, Idham Kholid (anggota fraksi PKB) dan Hj Asmah Sjachruni (Muslimat NU. (dar)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua