Undang Gus Dur, Pesantren Dibersihkan dari Atribut Parpol
NU Online · Rabu, 11 Maret 2009 | 00:54 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Ciganjur Jakarta, KH Abdurrahman Wahid dijadwalkan berkunjung ke Pondok Pesantren As Syafaah Dusun Krajan, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Kamis (12/3). Mantan presiden itu akan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Gus Dur diperkirakan tiba di lokasi pukul 13.00 sebagai pembicara tunggal dalam pengajian di pesantren asuhan KH Nur Hayin itu. Supaya tidak bercampur dengan kepentingan politik, panitia membersihkan semua atribut caleg dan parpol yang banyak terpasang di sekitar pesantren.<>
"Kedatangan Gus Dur ini tidak ada agenda politik, jadi murni untuk pengajian umum," ungkap Ustadz Nur Hadi, ketua panitia Selasa (10/3).
"Romo Yai (KH Nur Hayin) minta kedatangan Gus Dur tidak disusupi kepentingan politik, makanya semua atribut partai untuk sementara diturunkan," tambahnya.
Hadi mengaku sudah menghubungi para caleg dan pimpinan parpol. "Bagi yang belum dihubungi, kami atas nama panitia dan pesantren minta maaf. Selesai acara, semua atribut ini akan kami pasang lagi," janjinya.
Pembersihan atribut kampanye itu bukan hanya di sekitar pesantren. Radius 300 meter dari pesantren juga disetrilkan. "Pengajian ini bersifat umum, semua bisa hadir tanpa bawa atribut," pintanya. (min/JP)
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
4
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
5
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
6
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
Terkini
Lihat Semua