Wapres Minta Pengusaha Tiru Cara Berdagang Nabi Muhammad SAW
NU Online · Rabu, 28 Juli 2010 | 01:02 WIB
Wakil Presiden Boediono mengingatkan agar para pengusaha mencontoh Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai pedagang yang jujur. Nabi, dinlainya, bisa menjadi pedagang yang sukses karena kejujurannya.
"Ini berlaku bagi semua. Ada ruang untuk prinsip moral dalam bisnis, kejujuran," pesan Wapres saat membuka seminar tentang etika bisnis di Jakarta, Selasa (27/7). menurut Wapres, pebisnis yang beretika dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi perusahaan, kelompok, dan masyarakat yang lebih luas.<>
Terkait prinsip moral dalam berdagang inilah, Wapres meminta para pengusaha agar mengedepankan etika bisnis dan moral meskipun kompetisi dan persaingan usaha semain ketat di era globalisasi ini.
"Etika kehidupan, saat diterapkan di dalam bisnis memang agak unik. Karena bisnis berada di lingkungan kompetitif. Bahkan kalau di dalam persaingan yang keras, para pebisnis melakukan praktek saling 'membunuh' untuk memenangkan persaingan,'' jelasnya.
Namun, lanjut Wapres, praktek saling 'membunuh' dalam persaingan bisnis pada akhirnya akan merugikan banyak pihak dan tidak bermanfaat bagi kepentingan luas.
"Pebisnis yang baik harus bisa memenangkan persaingan tanpa harus membunuh para pesaingnya. Pengusaha yang mementingkan dirinya sendiri, maka kelompok ini akan bubar. Nanti malah dirugikan," tandasnya. (ful)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Krisis Kemanusiaan di Balik Kekerasan Lembaga Pendidikan Agama
Terkini
Lihat Semua