Warga Pasuruan Sudah Ada yang Lebaran Kamis Ini
NU Online Ā· Kamis, 9 September 2010 | 07:07 WIB
Ratusan warga Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan merayakan lebaran Idul Fitri pada hari Kamis (9/9/2010) ini. perayaan Idul Fitri ini dilakukannya, setelah pagi tadi mereka melakukan sholat Ied secara berjamaah di masjid Al-Ikhlas desa setempat.
Mereka sengaja mengawali sholat Ied, lantaran meyakini jika 1 Syawal 1431 H jatuh pada hari ini, meskipun pemerintah baru akan berlebaran pada Jumat (10/9) besok. Warga pun menolak dianggap menganut aliran tertentu, sebab keputusan ini diambil berdasarkan hisab dan kalender, yang bersumber dari sejumlah kitab.<>
Kitab-kitab tersebut di antaranya kitab Natijatul Miqod yang disusun oleh syekh Muhammad Marzuki Al-Maliki, kitab Wasilatut Tulab dan kitab Undutu Tulad karangan syekh Yahya bin Muhammad Al-Hitobi Al-Maliki. āKitab-kitab inilah yang selama ini menjadi pegangan kamiā kata Ghufron, salah satu tokoh masyarakat kepada wartawan.
Ia menambahkan, dengan hisab dan kalender penanggalan yang dimilikinya, warga pun dapat menentukan awal puasa Ramadhan dan Idul Fitri hingga 25 tahun kedepan. āDengan kalender tersebut, baik awal puasa maupun hari raya hingga puluhan tahun nanti dapat diketahui sekarang. Keyakinan warga ini, merupakan warisan turun-temurun dari nenek moyang dahulu,ā terang Ghufron seperti dilansir beritajatim.com.
Dengan adanya perbedaan penentuan hari raya Idul Fitri ini, mereka berharap agar perbedaan tidak dijadikan sebagai sumber perpecahan umat Islam di Indonesia. Namun, alangkah indahnya perbedaan disikapi secara dewasa dan menjadi rahmat bagi umat Islam. (mad)
Terpopuler
1
Kiai Zulfa: Yang Sudah Jadi Pejabat dan Menteri Tak Perlu Dipaksa Mimpin NU
2
18 Tahun Bertahan di Tengah Tambang, Warga Kalimantan Selatan Tuntut Keadilan Lingkungan
3
BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan demi Perkuat Kepercayaan Publik
4
Kalkulator Waris NU Online: Hitung Hak Ahli Waris dalam Sekejap
5
LF PBNU Sebut Suara Dentuman Semalam Berasal dari Meteor Jatuh
6
Warga Makassar Desak Pemerintah Batalkan PSEL: Jangan Tukar Kesehatan Kami dengan Proyek Berisiko Tinggi
Terkini
Lihat Semua