Website di Lingkungan NU Bakal Disenergikan
NU Online · Rabu, 30 Januari 2008 | 10:37 WIB
Luar biasa. Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-82 Nahdlatul Ulama (NU) tahun ini, rupanya sungguh menjadi momentum penting bagi upaya mempersatukan kembali kekuatan NU di segala bidang. Tak hanya di dunia nyata, melainkan juga di dunia maya.
Seluruh website yang ada di lingkungan NU bakal disinergikan pengelolaannya, antara lain, NU Online (Situs Resmi PBNU), Ansor Online (Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor), Cyber PMII (Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) IPNU Online (Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU) dan lain-lain.<>
Hal tersebut merupakan kesepakatan hasil pertemuan sejumlah pemimpin redaksi dan pengelola website di lingkungan NU yang diprakarsai Fraksi Kebangkitan Bangsa DPR RI, di Senayan, Jakarta, (29/1) kemarin.
Ketua FKB DPR RI, Effendi Choirie, mengatakan, upaya mensinergikan pengelolaan website di lingkungan NU tersebut dilakukan untuk menjadikan media dunia maya itu sebagai sebuah kekuatan yang solid. “FKB memprakarsai pertemuan ini untuk membangun kekuatan umat ke depan sebagai ormas terbesar,” ujarnya.
Dengan demikian, diharapkan, di masa mendatang, terjalin hubungan saling mendukung perjuangan NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia. Selain itu, untuk mengembangkan paham Islam rahmatan lil alamin dan prinsip-prinsip keadilan, kemanusiaan dan demokrasi melalui media massa.
Pemimpin Redaksi NU Online, Mun’im DZ, mengungkapkan perkembangan media yang dipimpinnya. ”Dalam beberapa tahun terakhir, NU Online dikunjungi ratusan ribu orang di seluruh dunia. Bahkan, sudah mencapai 15 negara. Warga NU sendiri, sudah ada yang mengakses hingga tingkat ranting NU (kecamatan),” terangnya.
Hernoe, pengelola Ansor Online, mendukung gagasan dan usulan Effendi Choirie yang ingin mensinergikan kekuatan website di lingkungan NU sehingga menjadi ujung tombak pubikasi warga NU. “Ini penting juga untuk kemajuan Ansor ke depan,” ujar Idham. (gpa/rif)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
Terkini
Lihat Semua