Zamzam di Masjid Nabawi Kini Merata
NU Online · Kamis, 14 Oktober 2010 | 22:01 WIB
Madinah, NU Online
Air Zamzam di Masjid Nabawi biasanya hanya berderet di sepanjang lorong-lorong yang lurus dengan pintu-pintu masjid. Namun seiring dengan semakin banyaknya jamaah haji yang sedang berziarah di Masjid Nabawi, kini zamzam diletakkan merata hampir diseluruh sudut Masjid Nabawi. Di hampir setiap selisih dua tiang, terdapat sepasang galon air Zamzam siap minum.
Sekarang di Masjid Nabawi bahkan kita dapat menjangkau Zamzam yang hanya berjarak sekitar lima sampai sepuluh meter dari Roudhoh. Sehingga para jamaah yang sedang mengantri untuk sholat dan berdoa di Roudhoh tidak perlu khawatir akan berbalik ke belakang terlalu jauh jika kehausan atau ingin minum air Zamzam.
Di Masjid Nabawi, air Zamzam diwadahi di dalam galon-galon besar berwana putih, kira-kira berukuran putih tigakali galon air minum isi ulang. Bersama galon-galon ini, diletakkan pula gelas-gelas plastik sekali pakai. Seusai minum menggunakan gelas baru yang tertata rapi di sisi kanan galon yang diletakkan tenggurap, jamaah tinggal meletakkan gelas-gelas bekas meminum Zamzam tersebut secara terbuka bertumpuk di sisi kiri.
Untuk penggantian galon-galon ini, pengelola Masjid menyiagakan petugas kebersihan selama 24 jam nonstop. Mereka bekerja sebagai petugas kebersihan yang setiap saat juga harus mengganti galon Zamzam jika ada yang sudah kosong.
Di Masjid-masjid bersejarah di kota Madinah, seperti Masjid Quba, Masjid Qiblatain dan Masjid Ijabah, juga senantiasa tersedia air Zamzam. Air-air Zamzam ini dikemas sama seperti di masjid Nabawi. Hanya saja tentu di Masjid Nabawi jumlahnya lebih banyak.
Dari Makkah, sebagai kota asal Zamzam, air ini diusung dengan menggunakan mobil-mobil tangki berukuran besar. Sampai di Madinah barulah, Zamzam ini didistribusikan ke berbagai Masjid.
Berbeda di Masjidil Haram Makkah yang hanya ada Air Zamzam, di Masjid-masjid Madinah, Zamzam hanya diletakkan di galon-galon di dalam Masjid. Ini Artinya di madinah, Zamzam dikhususkan untuk diminum, bukan buat berwudhu. Selain itu, masjid-masjid di Madinah, termasuk Masjid Nabawi, juga menyediakan air minum di luar Masjid, ini bukan air Zamzam, dan karena letakkan diluar dan dalam kemasan yang besar dengan kran-kran yang tinggi, maka biasanya air seperti ini juga boleh dibuat wudhu. (min/Laporan langsung Syaifullah Amin dari Arab Saudi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
6
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
Terkini
Lihat Semua