Daerah

Banser Berikan Materi Baris Berbaris Murid Madrasah

Jumat, 20 Juli 2018 | 01:00 WIB

Jombang, NU Online
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur memberikan materi Pendidikan Baris Berbaris (PBB). Hal itu disampaikan kepada sejumlah murid Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Hidayah Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kamis (19/7).

Kegiatan tersebut diikuti 93 siswa-siswi baru dengan konsep Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah atau MPLM Al Hidayah. Mereka yang mengikuti kegiatan ini, berbaris rapi di halaman madrasah untuk menerima teknik berbaris yang baik.

Menurut Nur Mukhlis selaku Komandan Banser Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Mojowarno, para instruktur yang ditugaskan sebelumnya sudah mendapatkan materi terkait baris berbaris pada Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser.

"Ke depan saya berharap semua anggota Banser siap diterjunkan di berbagai instansi khususnya pendidikan,” katanya. Namun sebelumnya mereka dibekali dulu materinya. Tidak cukup hanya bisa, tapi harus ada metode melatih khususnya anak-anak di berbagai tingkatan sekolah maupun madrasah, lanjutnya.

Ia menambahkan jika Banser yang ditugaskan juga mengajarkan sikap disiplin kepada para peserta didik. "Ini sekaligus mengenalkan Banser kepada generasi muda," terangnya. 

Kegiatan ini juga ingin mengubah pemikiran sebagian masyarakat yang mengira Banser hanya bisa jaga pengajian dan parkir. “Padahal kader-kader Banser punya banyak keahlian lain yang tidak diketahui masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, pelatihan PBB sekaligus mengenalkan Banser kepada generasi muda NU sebagai proses kader berjenjang. “Karena di sini sudah ada pengurus Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) MTs Al-Hidayah," tambahnya.

Sementara, salah seorang guru madrasah setempat, Khoirul Umam menjelaskan latihan PBB bagi siswa dan siswi bertujuan membentuk jasmani yang tegap, jiwa disiplin serta jiwa yang solid. “Dengan latihan PBB, para siswa diharapkan mempunyai jiwa disiplin serta rasa cinta Tanah Air yang tinggi,” ungkapnya.

Pihaknya sengaja memilih Banser karena merupakan kader inti Ansor dan para militer NU. Sejumlah kader tersebut juga sudah dibekali berbagai materi saat mengikuti Diklatsar seperti ke-Aswajaan, ke-NU-an dan bela negara. Dan pastinya materi baris berbaris.

Dirinya berkeinginan para siswa-siswi badannya sehat, tegap dan semangat untuk belajar. “Dengan begitu ilmu yang diajarkan para guru lebih mudah masuk. Kita juga berharap mereka solid dan kompak selama menimba ilmu,” tandasnya. (Syarif Abdurrahman/Ibnu Nawawi)


Terkait