Trenggalek, NU Online
Dalam soal pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek, Jawa Timur selangkah di depan. Salah satu buktinya adalah pendirian Outlet Mitra Nusantara (Omnus). Outlet yang bekerjasama dengan Indogrosir ini menyediakan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga bersaing. Yang menarik, otulet tersebut juga membuka ruang bagi warga NU untuk memasarkan produk.
Saat memberikan sambutan, Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama H Eman Suryaman menyambut baik berdirinya outlet tersebut. Menurutnya, itu sangat bermanfaat untuk warga NU dan masyarakat secara umum. Sebab, secara tidak langsung memberikan lapangan kerja bagi nahdliyyin, khususnya yang bergerak di bidang industri rumahan.
“Ini (Omnus) saling melengkapi di antara sekian badan usaha NU yang sudah eksis seperti Inkopsim (Induk Koperasi Syirkah Muawanah) dan sebagainya. Semoga lancar dan sukses,” tuturnya saat peluncuran outlet Mitra Nusantara di Desa/Kecamatan Karangan, Trenggalek, Selasa (31/7).
Mantan Ketua PWNU Jawa Barat itu berharap agar keberadaan Omnus dapat menginspirasi NU daerah lain untuk mendirikan usaha serupa guna melayani kepentingan masyarakat sekaligus mewadahi produk lokal nadliyyin.
H Eman mengaku yakin jika outlet, usaha-usaha pertokoan ditekuni oleh pengurus NU, akan menuai hasil yang memuaskan. “Jaringan kita punya, warga juga banyak, tinggal kemauan dari masing-masing kita,” ungkapnya. Dan apa yang dilakukan oleh NU Trenggalek ini patut menjadi contoh, lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum Inkopsim, HM Al Khaqqoh Istifa menyambut baik pendirian Omnus tersebut. Menurutnya, NU Trenggalek cukup kreatif dan pandai membaca peluang sehingga melahirkan Omnus.
Dikatakannya, saat ini toko modern sudah menjadi kecenderungan masyarakat sebagai alternatif tempat belanja kebutuhan sehari-hari. “Sehingga saya melihat adanya outlet ini tepat sekali,” ujarnya yang juga hadir dalam pembukaan outlet tersebut.
Selain H Eman dan Gus Khaqqoh, pembukaan Omnus itu juga dihadiri pejabat teras Pemerintah Kabupaten Trenggalek, jajaran kepolisian, tokoh masyarakat dan pengurus MWCNU Kecamatan Karangan. (Aryudi Abdul Razaq/Ibnu Nawawi)