Daerah

Fatayat NU Pangandaran Kenalkan Organisasi Lewat Lomba Barzanji

Ahad, 22 Juli 2018 | 05:00 WIB

Pangandaran, NU Online
Banyak cara mengenalkan NU di bumi Nusantara, salah satunya dengan lomba barzanji. Hal tersebut seperti dilakukan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Sejumlah peserta yang merupakan kader dari badan otonom di NU ini terlihat aktif memeriahkan lomba.

Menurut Ketua PC Fatayat NU Pangandaran, Milki Barokah bahwa kegiatan diselenggarakan dalam rangka hari lahir atau harlah ke-68 Fatayat NU. "Ini adalah kegiatan yang tertunda karena seharusnya dilaksanakan Mei karena masuk bulan puasa. Jadi kita panding dan baru bisa dlaksanakan saat ini," katanya, Sabtu (21/7).

Lokasi kegiatan berada di Kecamatan Padaherang dengan sejumlah pertimbangan. Salah satunya di lokasi masih minim kader NU. "Kita sengaja memilih tempat kegiatan di Kecamatan Padaherang untuk mensosialisasikan Fatayat NU kepada masyarakat. Karena kawasan ini belum terbentuk kepengurusan anak cabang," imbuhnya.

Dengan dilaksanakan kegiatan  diharap dapat memotivasi kader Fatayat NU untuk bergabung. "Diharapkan setelah kegiatan ini ibu-ibu muda yang ada di Padaherang bisa ikut bergabung ke Fatayat NU,” katanya. 

Menurutnya, banyak yang dapat dipetik dengan aktif di organisasi, khususnya Fatayat NU. “Karena bisa lebih mengembangkan potensi diri, menghidupkan dan mewarnai majlis taklim yang sudah berjalan, serta yang paling penting pengkaderan bagi Muslimat bisa diteruskan," ungkapnya.

Dalam pandangan Milki, di setiap daerah harus ada penggerak. “Karena itu PC Fatayat NU Pangandaran mengambil inisiatif mengadakan lomba barzanji sekaligus sosialisasi,” ungkapnya. Karena kalau Fatayat NU tidak ada di Padaherang, siapa yang menyentuh kalangan ibu muda?Padahal usia-usia produktif antara 20 hingga 40 tahun sebagai masa pencarian jati diri, lanjutnya.

Target kegiatan ini ibu muda yang mayoritas sedang mempunyai kesibukan mengurus anak. 
“Untuk itu, ada bagusnya mereka ikut Fatayat NU dan belajar agama bersama. Sehingga mengerti terhadap paham radikalisme yang cukup menjalar,” katanya. Baginya, para ibu muda harus dibimbing, diarahkan dan diajak supaya tidak mudah disusupi paham radikal.

Milki berharap dengan dilaksanakan kegiatan berdampak positif kepada kader Fatayat NU. Sehingga dapat menumbuhkan semangat untuk selalu berkhidmat. "Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan motivasi kepada kader fatayat NU untuk lebih semangat, aktif, kreatif, dan mandiri untuk kemajuan diri mereka sendiri serta Fatayat NU," pungkasnya. (Wahyu Akanam/Ibnu Nawawi)


Terkait