IPNU-IPPNU Manokwari Dorong Pendidikan Anak Pesisir Pantai Biryosi dengan Edukasi Kebersihan
Senin, 24 Agustus 2026 | 09:30 WIB
Kegiatan edukatif dan sosial bersama anak-anak pesisir di Pantai Biryosi, Manokwari, Sabtu (22/8/2026). (Dok IPNU-IPPNU Manokwari)
Jakarta, NU Online
Pendidikan anak-anak pesisir tidak cukup hanya berlangsung di ruang kelas. Pengetahuan tentang kesehatan, kebersihan diri, dan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam membentuk kebiasaan hidup yang sehat sejak dini. Hal inilah yang didorong Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Manokwari, Papua Barat Daya melalui kegiatan edukatif dan sosial bersama anak-anak pesisir di Pantai Biryosi, Manokwari, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Papua (UNIPA) dan UNIPA Petroleum Community (UPC). Lebih dari 100 anak pesisir mengikuti kegiatan bertema Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan Sejak Dini untuk Pelajar.
Ketua PC IPPNU Manokwari Eka Kurnia mengatakan kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai aktivitas rekreatif dalam momentum Bulan Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga sebagai sarana pendidikan yang dekat dengan kehidupan anak-anak.
Baca Juga
Kebersihan Hati Sebagai Bekal Akhirat
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan semangat kemerdekaan karena bertepatan dengan Bulan Kemerdekaan Indonesia melalui kegiatan yang tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga memberikan edukasi dan membangun kepedulian anak-anak terhadap kebersihan diri serta lingkungan,” ujarnya kepada NU Online, Senin (24/8/2026).
Menurut Eka, pendidikan mengenai kebersihan penting untuk membangun kesadaran sosial dan kesehatan sejak usia dini. “Kegiatan tersebut penting dilakukan untuk menanamkan jiwa sosial yang sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta menanamkan kesadaran untuk menjaga kesehatan gigi dan kebersihan tubuh sejak usia dini,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa pembelajaran dilakukan secara langsung. Anak-anak bersama pengurus dan pihak yang terlibat terlebih dahulu mengikuti aksi bersih-bersih di sekitar Pantai Biryosi dan area PAUD Evelin Biryosi.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi praktik sederhana agar anak-anak memahami bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. “Setelah kegiatan bersih-bersih, suasana kemerdekaan semakin terasa melalui berbagai perlombaan yang melibatkan anak-anak pesisir,” ucapnya.
Eka menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali di tempat berbeda dengan cara dan inovasi yang lebih kreatif. “Akan dilaksanakan kembali dengan cara dan inovasi yang lebih kreatif. Semoga dengan terlaksanya kegiatan tersebut IPNU-IPPNU semakin menjunjung tinggi solidaritas untuk terus berkarya dan memberi kebermanfaatan bagi umat,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa edukasi kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai kebersihan diri, terutama kesehatan gigi dan kebersihan tubuh.
Senada, Dosen FEB UNIPA Siti Aisah Bauw menilai kebiasaan tersebut perlu dibentuk sejak anak-anak. “Kebersihan diri harus diperhatikan sejak usia dini, terutama tentang kebersihan dan kesehatan gigi. Gigi merupakan salah satu indikator yang sangat dinilai apabila seseorang ingin mengikuti tes untuk sekolah ke perguruan tinggi kedinasan maupun dalam berbagai kebutuhan pekerjaan lainnya,” ujar Siti.
Sementara itu, Ketua UNIPA Petroleum Community Sahara Fitriana Salim mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak pesisir, bukan hanya melalui perlombaan dan bingkisan, tetapi juga melalui edukasi yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga ingin anak-anak pesisir turut merasakan euforia kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang positif dan bermakna,” ungkapnya.