Daerah

LAZISNU Jember Targetkan Kelola Dana Satu Miliar

Rabu, 25 Juli 2018 | 16:15 WIB

Jember, NU Online 
Pimpinan Cabang Lembaga Amil Zakat, Infaq san Shadaqah Nahdlatul Ulama atau PC LAZISNU Jember Jawa Timur tengah mempersiapkan program Koin NU. Sejumlah terobosan dilakukan agar mampu menghimpun dan mengelola dana hingga satu milyar rupiah.

Ini sebagai tindak lanjut program Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yakni Koin NU. “Karenanya PC LAZISNU Jember telah membagikan 850 kaleng kepada pengurus dan warga di tujuh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU,” kata H Sanusi Mochtar, Selasa (24/7). 

Dalam pandangan Ketua PC LAZISNU Jember ini, ketujuh MWCNU adalah yang berkiprah pada kegiatan kirab Koin NU beberapa waktu lalu. “Mereka memang berhasil mengumpulkan dana lumayan besar seperti MWCNU Wuluhan, Rambipuji, Arjasa dan Ambulu,” rincinya.

Dengan prestasi tersebut, maka sejumlah kaleng akan disebar ke tujuh MWCNU andalan tersebut. “Untuk tahap pertama kaleng kami bagikan untuk tujuh MWCNU,” katanya kepada NU Online di Kantor PCNU Jember.

Sedangkan tahap kedua, akan dibagikan setidaknya 1500 kaleng untuk 21 MWCNU. Nantinya hasil Koin NU itu diharapkan disetor sebulan sekali, yaitu saat digelarnya lailatul ijtima. “Hal itu untuk memacu warga dan pengurus NU agar beramal di Koin NU. Maka setiap malam lailatul ijtima akan diumumkan perolehan dana tiap-tiap MWCNU,” jelasnya. Salah satu tujuannya adalah memberikan rangsangan kepada  MWCNU agar berlomba mengisi kaleng yang telah dibagikan, lanjutnya.

Tidak berhenti sampai di situ, ikhtiar yang dilakukan. “Bahkan nanti kalau perlu kami kasih hadiah bagi MWCNU yang terbanyak mendapatkan dana,” ungkap H Sanusi.

Ia menargetkan akan terhimpun dana hingga satu milyar rupiah. "Target tersebut tidak terlalu berat mengingat Jember adalah lumbungnya warga NU,” ungkapnya. Selain itu, tidak sedikit tokoh NU yang menjadi pejabat, pengusaha dan profesi lain, lanjutnya. 

Untuk pengurus dan warga NU yang memiliki kemampuan lebih, pengumpulan dananya tanpa melalui kaleng. “Tapi intinya tetap program Koin NU. Jadi kami minta kesanggupan mereka berapa kuatnya perbulan beramal untuk NU,” tandasnya. (Aryudi Abdul Razaq/Ibnu Nawawi


Terkait