Probolinggo, NU Online
Panitia Penerimaan Santri Baru (PPSB) Madrasah Aliyah Zainul Hasan (MA Zaha) 1 Genggong, Probolinggo, Jawa Timur menggelar Mosba atau Masa Orientasi Santri Baru selama empat hari. Kegiatan dimulai Senin hingga Kamis (16-19/7).
KH Ahsan Maliki mengemukakan, Mosba pada lembaga yang berdiri di bawah naungan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong ini sedikit berbeda dengan sebelumnya. Di tahun ini PPSB MA Zaiha 1 Genggong bekerja sama dengan berbagai pihak. “Seperti pesantren yang meliputi jajaran Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Polri, TNI, serta Pramuka,” katanya, Kamis (19/7).
"Kami mengingatkan santri baru agar setiap saat menata, memperbaiki, dan memperbarui niat sebelum melangkah lebih jauh," pesan Kepala MA Zaha 1 Genggong tersebut.
Dengan mengangkat tema Menuju Santri yang Berakhlaqul Karimah, Bekarakter dan Berprestasi, Mosba dikemas semenarik mungkin. “Hal itu agar santri baru tidak merasa bosan, tetapi tetap asyik menikmati proses pembelajaran,” jelasnya.
“Mosba di sini seru dam asyik. Sama sekali tak ada perpeloncoan seperti yang sering dikhawatirkan para orang tua,” kata Mohammad Daffa Rajaarsyah. Malah santri baru diberi banyak motivasi dari Osis dan panitia, lanjut santri baru asal Bekasi, Jawa Barat tersebut.
Deo A Pramadhan menambahkan, materi selama Mosba antara lain diisi dengan pengenalan visi dan misi pesantren sekaligus madrasah. “Juga (materi) kepesantrenan oleh jajaran pengasuh pesantren, kemadrasahan yang disampaikan kepala madrasah,” katanya. Termasuk bahaya Narkoba dan Miras dari kepolisian Probolinggo, cara bijak menggunakan media sosial oleh kominfo pesantren, hingga wawasan kebangsaan oleh TNI. Kegiatan lain adalah bakti sosial ke masyarakat kurang mampu sekitar madrasah.
“Dan puncak Mosda adalah ziarah ke makam pendiri serta masyayikh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong,” pungkas Sekretaris Panitia Mosba ini. (Red: Ibnu Nawawi)