Daerah

PWNU Aceh Salurkan 360 Paket Bantuan Kemanusiaan dari LAZISNU PWNU DIY

Senin, 2 Februari 2026 | 07:00 WIB

PWNU Aceh Salurkan 360 Paket Bantuan Kemanusiaan dari LAZISNU PWNU DIY

PWNU Aceh menyalurkan 360 paket bantuan dari LAZISNU PWNU DIY ke sejumlah daerah. Bantuan ini menjadi wujud solidaritas dan kepedulian sosial warga NU lintas wilayah. (Foto: dok istimewa/Helmi)

Banda Aceh, NU Online

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh menyalurkan sebanyak 360 paket bantuan kemanusiaan dari LAZISNU PWNU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bantuan berupa sembako dan perlengkapan rumah tangga tersebut didistribusikan ke sejumlah kabupaten dan kota di Aceh sebagai wujud solidaritas warga NU lintas wilayah.


Ketua PWNU Aceh, Tgk H. Faisal Ali, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan manifestasi nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Nahdlatul Ulama.


Menurutnya, bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Aceh yang tengah menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan psikologis.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU PWNU Yogyakarta atas kepercayaan dan kepeduliannya kepada masyarakat Aceh. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan meringankan beban warga yang membutuhkan,” ujar Faisal Ali yang akrab disapa Abu Sibreh, Ahad pekan lalu.


Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi melalui jaringan NU di daerah. Proses distribusi melibatkan pengurus cabang NU serta relawan di masing-masing wilayah agar bantuan tepat sasaran.


Adapun rincian penyaluran bantuan tersebut meliputi Bener Meriah dan Aceh Tengah sebanyak 50 paket, Pidie Jaya 30 paket, Bireuen 30 paket, Lhokseumawe 25 paket, Aceh Utara 55 paket, Aceh Timur 50 paket, Langsa 20 paket, Aceh Tamiang 50 paket, Gayo Lues 30 paket, serta Nagan Raya 20 paket. Total bantuan yang disalurkan mencapai 360 paket.


Abu Sibreh menambahkan bahwa pendistribusian bantuan dilakukan langsung oleh Bendahara PWNU Aceh bersama Ketua LAZISNU Aceh. Seluruh proses dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian, akurasi data, serta koordinasi dengan struktur NU di tingkat kabupaten dan kota.


“Bantuan ini menyasar masyarakat kurang mampu, warga terdampak kondisi ekonomi, serta mereka yang benar-benar membutuhkan uluran tangan. Kami memastikan distribusi dilakukan secara adil dan tepat sasaran,” ungkapnya.


Lebih lanjut, PWNU Aceh berharap sinergi dan kerja sama dengan LAZISNU PWNU Yogyakarta dapat terus berlanjut. Kolaborasi lintas wilayah ini dinilai strategis dalam memperkuat peran NU di bidang sosial dan kemanusiaan.


“Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga memperkuat ukhuwah dan semangat gotong royong dalam keluarga besar Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.