Daerah

Tips agar Tetap Fit Saat Puasa Ramadhan

NU Online  ·  Jumat, 27 Februari 2026 | 23:00 WIB

Tips agar Tetap Fit Saat Puasa Ramadhan

Ilustrasi puasa Ramadhan. (Foto: NU Online)

Jakarta, NU Online

Ramadhan merupakan bulan yang dinanti-nanti umat Islam. Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan tersebut, penting bagi umat muslim untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, baik saat sahur, berbuka maupun sebelum tidur.


Meskipun sunnah, sahur penting untuk tidak dilewatkan sebelum menjalankan ibadah puasa. Sebab, makan sahur dapat mencegah tubuh agar tidak dehidrasi.


Dalam sahur tersebut, sebaiknya ada nutrisi yang mengandung karbohidrat kompleks. Hal ini terdapat dalam nasi merah, roti, oatmil, dan kentang. 


"Proteinnya dicukupin, perbanyak serat untuk menahan perut lebih lama kenyang dan minum air yang cukup. Minumnya setelah bangun tidur, sebelum sahur satu gelas dan setelah sahur satu gelas," ujar dr Salwa saat kepada NU Online pada Jumat (27/2/2026).


Ia menyarankan, setiap Muslim yang menjalani makan sahur agar menghindari minum kopi atau teh. Sebab, menurutnya, kedua minuman tersebut bersifat diuretik yang menyebabkan orang berpuasa mudah merasa haus.


Selanjutnya, hindari makanan yang terlalu asin dan pedas. Makanan pedas bisa memicu iritasi lambung.


Selama berpuasa, kata dr Salwa, sebaiknya umat muslim membatasi aktivitas fisik yang berat, seperti olahraga yang berat. Ia menyarankan kepada orang yang berpuasa untuk berolahraga ringan atau jalan kaki menjelang berbuka.


Ia juga mengatakan, saat berbuka sebaiknya tidak langsung menyantap makanan yang berat. Berbuka harus dilakukan secara bertahap seperti sunnah rasul, misalnya dengan kurma dan air putih.


"Ternyata secara medis itu membuat lambung kita menjadi lebih stabil dan mengembalikan energi. Kemudian tidak membuat lambung kita kaget," ujarnya


Selanjutnya, sekitar sepuluh menit setelah mendirikan shalat Magrib, orang yang berpuasa bisa berbuka dengan makanan berat. Makan besar tetap harus dilakukan secara bertahap dan pelan-pelan, bukan sebaliknya seperti orang kalap.


Menurut dokter alumni Madrasah Aliyah (MA) Raudlatul Ulum Guyangan Trangkil Pati Jawa Tengah ini, menu makanan saat berbuka puasa hendaknya mengandung nutrisi seimbang, seperti karbohidrat, protein dan lemak. Ia juga menyarankan untuk membatasi mengonsumsi gorengan dan aneka ragam es.


"Karena kenyataannya banyak yang berbuka dengan gorengan dan es-esan. Itu tidak sehat," terangnya.


Ia juga menyarankan, dalam berpuasa, perlu memenuhi cairan tubuh dengan minum air putih. Rinciannya, sebelum dan setelah sahur masing-masing minum air putih satu gelas, setelah berbuka dengan makanan kecil satu gelas, setelah shalat Maghrib satu gelas dan setelah makan besar satu gelas.


"Kemudian minum air putihnya dilanjutkan sebelum tarawih dan setelah tarawih. Hindari minum kopi," ucapnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang