Daerah

Tahun Kedua Berkolaborasi, Fatayat NU Kabupaten Bogor, Mahasiswa UNJ, dan IKAQ Gelar Cek Kesehatan Gratis

Ahad, 26 Juli 2026 | 10:00 WIB

Tahun Kedua Berkolaborasi, Fatayat NU Kabupaten Bogor, Mahasiswa UNJ, dan IKAQ Gelar Cek Kesehatan Gratis

Cek kesehatan gratis masyarakat atas kerja sama Fatayat NU Kabupaten Bogor, IKAQ, dan mahasiswa UNJ di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). (Foto: Fatayat NU Kabupaten Bogor)

Bogor, NU Online

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Bogor kembali berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Ikatan Alumni Pondok Pesantren Al-Qudsiyah (IKAQ) dalam kegiatan sosial berupa cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di SDN 03 Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).


Dalam kegiatan tahun ini, PC Fatayat NU Kabupaten Bogor secara khusus mengerahkan jajaran Bidang Kesehatan PC Fatayat NU Kabupaten Bogor untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain pemeriksaan kondisi kesehatan dasar, masyarakat juga mendapatkan kesempatan berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan dan pentingnya melakukan pemeriksaan secara berkala.


Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bogor Nidlomatum MR mengatakan, keberlanjutan kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kerja sama antara organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dan jejaring alumni pesantren dapat memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.


Menurutnya, Fatayat NU tidak hanya memiliki perhatian terhadap persoalan keagamaan dan perempuan, tetapi juga mempunyai struktur organisasi dengan berbagai bidang untuk terlibat dalam beragam isu pembangunan masyarakat.


“Fatayat NU memiliki banyak bidang dan masing-masing mempunyai ruang pengabdian yang sangat luas. Karena itu, PC Fatayat NU Kabupaten Bogor siap bersinergi dengan institusi mana pun yang memiliki semangat yang sama untuk bergerak maju dan memberikan manfaat kepada masyarakat, baik di bidang ekonomi, pemberdayaan, kesehatan, dakwah, advokasi, maupun perlindungan, khususnya bagi perempuan dan anak,” kata Nidlomatum.


Ia menambahkan, kolaborasi menjadi penting karena persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan oleh satu organisasi atau institusi saja. Karenanya, menurut Nidlomatum, Fatayat NU Kabupaten Bogor membuka ruang seluas-luasnya untuk membangun kerja bersama dengan kampus, komunitas, organisasi profesi, pemerintah, dunia usaha maupun kelompok masyarakat lainnya.


“Bagi kami, kolaborasi bukan sekadar membuat kegiatan bersama. Yang lebih penting adalah bagaimana kehadiran kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kalau ada kampus yang ingin melakukan pengabdian, komunitas yang memiliki gagasan pemberdayaan, atau institusi yang ingin menjangkau masyarakat sampai ke tingkat desa, Fatayat NU Kabupaten Bogor siap menjadi mitra,” ujarnya.


Tingginya antusiasme masyarakat dalam cek kesehatan gratis tersebut, lanjut Nidlomatum, menunjukkan bahwa layanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau masih sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat di wilayah perdesaan.


Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti di Kecamatan Pamijahan dan Sukamakmur, tetapi secara bertahap dapat dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bogor.


Dengan wilayah Kabupaten Bogor yang sangat luas, keberadaan jaringan Fatayat NU hingga tingkat kecamatan dan desa dinilai menjadi modal penting untuk memperluas jangkauan program sosial dan pelayanan kepada masyarakat.


“Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang sangat luas. Harapan kami, model kolaborasi seperti ini bisa direplikasi di wilayah lain. Tidak harus selalu dalam bentuk kegiatan yang sama, karena kebutuhan setiap wilayah berbeda. Yang terpenting adalah bagaimana potensi dari berbagai pihak bisa dipertemukan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.


Bagi PC Fatayat NU Kabupaten Bogor, kegiatan ini juga menjadi implementasi peran organisasi perempuan dalam mendekatkan pelayanan dan pemberdayaan kepada masyarakat.


Melalui jejaring organisasi yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor, Fatayat NU berharap semakin banyak program yang dapat dikembangkan melalui skema kolaborasi lintas institusi.


Kerja sama dengan mahasiswa UNJ dan IKAQ pun diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan pengabdian yang berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.


“Semangatnya sederhana: siapa pun yang ingin bergerak bersama untuk kemaslahatan masyarakat, kami siap bersinergi. Karena semakin banyak yang terlibat, semakin luas pula manfaat yang bisa kita hadirkan,” pungkas Nidlomatum.


Sementara itu, perwakilan IKAQ, H Syaifullah Amin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan cek kesehatan gratis serta keberlanjutan kolaborasi yang telah berjalan selama dua tahun tersebut.


Menurut Syaifullah, sinergi antara alumni pesantren, mahasiswa dan organisasi perempuan seperti Fatayat NU merupakan bentuk kolaborasi yang strategis karena masing-masing pihak memiliki jejaring, pengalaman dan kapasitas yang dapat saling melengkapi.


“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kolaborasi yang sudah memasuki tahun kedua ini menjadi bukti bahwa ketika berbagai elemen memiliki kepedulian yang sama, kita bisa menghadirkan kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.


Ia menilai antusiasme warga juga menjadi indikator bahwa kegiatan sosial berbasis kebutuhan masyarakat perlu terus diperkuat.


“Respons masyarakat sangat baik. Tentu ini menjadi kebahagiaan sekaligus dorongan bagi kami agar kolaborasi seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan ke depan jangkauannya semakin luas, bentuk kegiatannya semakin beragam, dan semakin banyak pihak yang ikut terlibat,” tambahnya.


Kegiatan cek kesehatan gratis tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong budaya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Pemeriksaan dasar dapat membantu masyarakat lebih mengenali kondisi tubuhnya dan menjadi pintu awal untuk memperoleh penanganan lebih lanjut apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian tenaga kesehatan.


Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama tahun kedua antara PC Fatayat NU Kabupaten Bogor, mahasiswa UNJ, dan IKAQ. Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.