Internasional

Temui Dubes RI, Muslimat NU Malaysia Dorong Penguatan Program Pendidikan Anak PMI

Senin, 9 Maret 2026 | 12:30 WIB

Temui Dubes RI, Muslimat NU Malaysia Dorong Penguatan Program Pendidikan Anak PMI

Ketua PCI Muslimat NU Malaysia saat bertemu dengan Dubes RI untuk Malaysia di Kuala Lumpur. (Foto: dok. Muslimat)

Kuala Lumpur, NU Online

Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Malaysia mendorong penguatan program pendidikan bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) saat melakukan silaturahmi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia yang baru, Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Selasa (24/2/2026).


Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PCI Muslimat NU Malaysia Mimin Mintarsih. Ia didampingi sejumlah pengurus, yakni Wakil Ketua Herawati, Sekretaris Junaidah, dan Bendahara Ayu Pranata.


Dalam pertemuan itu, Mimin menjelaskan bahwa salah satu tujuan kunjungan tersebut adalah memperkenalkan jajaran kepengurusan PCI Muslimat NU Malaysia kepada Dubes Iman yang baru bertugas di Malaysia.


“Ya, sesuai dengan bunyi pepatah tak kenal maka tak sayang. Selain perkenalan, kita di sini mengharapkan adanya kerja sama yang lebih baik antara PCI Muslimat NU Malaysia dan KBRI Kuala Lumpur,” katanya, melalui keterangan tertulis yang diterima NU Online.


Pada kesempatan tersebut, Mimin juga mendorong agar program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah Atas (ADEM) yang difasilitasi oleh KBRI Kuala Lumpur dapat terus dilanjutkan, bahkan jika memungkinkan kuotanya ditambah.


"Program beasiswa ini merupakan skema pembiayaan pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak Indonesia di Malaysia, khususnya anak-anak PMI," kata Mimin.


Dubes Iman menyambut baik usulan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran PCI Muslimat NU Malaysia yang selama ini aktif membantu berbagai program KBRI, terutama yang berkaitan dengan pembinaan sosial-keagamaan bagi muslimah WNI di Malaysia.


Selain itu, ia menyinggung program Sanggar Belajar (SB) yang berkaitan dengan pendidikan bagi anak-anak PMI di Malaysia yang tidak memiliki dokumen resmi. Program tersebut menjadi salah satu sarana pendidikan bagi anak-anak yang belum dapat mengakses pendidikan formal.


Dubes Iman berharap PCI Muslimat NU Malaysia dapat terus menjadi mitra strategis sekaligus perpanjangan tangan KBRI dalam memberikan penyuluhan kepada warga negara Indonesia agar senantiasa mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku di Malaysia.


Melalui siaran resmi di media sosial KBRI Kuala Lumpur, pertemuan tersebut disebut bukan sekadar silaturahmi perkenalan. Pertemuan itu juga menjadi ruang bertukar pandangan mengenai berbagai isu, antara lain peran organisasi kemasyarakatan, penguatan sektor pendidikan, serta peningkatan people-to-people contact antara Indonesia dan Malaysia.