Akhiri Krisis Air Bersih di Pemalang Harus Temukan Solusi Jangka Panjang
Jumat, 7 Agustus 2026 | 20:00 WIB
Penyaluran 20.000 liter air bersih yang dilakukan PCNU Kabupaten Pemalang melalui NU Peduli di Desa Pagenteran, Kecamatan Pulosari. (Foto: dokumentasi)
Pemalang, NU Online Jateng
Penyaluran 20.000 liter air bersih yang dilakukan PCNU Kabupaten Pemalang melalui NU Peduli di Desa Pagenteran, Kecamatan Pulosari, Kamis (6/8/2026), tidak sekadar menjadi respons atas kebutuhan mendesak warga di tengah musim kemarau.
Aksi kemanusiaan tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong lahirnya solusi jangka panjang agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan air bersih setiap tahun.
Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan ke empat titik di Desa Pagenteran untuk memenuhi kebutuhan 276 kepala keluarga atau 978 jiwa. Distribusi dilakukan berdasarkan hasil asesmen lapangan serta data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang mengenai wilayah yang terdampak kekeringan.
Sekretaris NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kabupaten Pemalang, M Ali Maksum, mengatakan distribusi air bersih merupakan ikhtiar kemanusiaan yang hanya mampu menjawab kebutuhan darurat masyarakat. Menurutnya, persoalan kekeringan yang berulang setiap tahun membutuhkan langkah yang lebih berkelanjutan.
"Distribusi air bersih sangat membantu masyarakat, tetapi ini bukan solusi permanen. Yang dibutuhkan adalah infrastruktur air bersih yang mampu menjamin kebutuhan warga setiap musim kemarau," ujarnya.
Selain itu, ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Pemalang mengoptimalkan potensi sumber-sumber mata air melalui pembangunan jaringan pipanisasi menuju desa-desa rawan kekeringan.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman penanganan bencana, Kecamatan Pulosari, Belik, dan Watukumpul merupakan wilayah yang paling sering mengalami krisis air bersih. Karena itu, ketiga kecamatan tersebut selalu menjadi prioritas dalam program kemanusiaan NU Peduli.
Ketua NU Peduli Kabupaten Pemalang, H. Ilham, menilai penanganan kekeringan perlu dievaluasi secara menyeluruh. Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengkaji kembali strategi penyediaan air bersih agar penanganannya tidak hanya bersifat darurat, tetapi mampu menjamin ketersediaan air bagi masyarakat saat musim kemarau.
Program distribusi air bersih tersebut terlaksana berkat dukungan para dermawan yang menyalurkan donasi melalui NU Peduli. Dalam pelaksanaannya, NU Peduli menggandeng Fatayat NU, IPNU, Pagar Nusa, Ansor Banser, para relawan, serta tokoh masyarakat setempat. Bagi NU Peduli, penyaluran air bersih bukan sekadar aksi kemanusiaan, melainkan juga ikhtiar untuk mendorong lahirnya kebijakan yang mampu mengakhiri krisis air bersih di wilayah selatan Kabupaten Pemalang.
Bagi yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui NU Care-LAZISNU Jawa Tengah melalui rekening BSI Infak 2000990003 atau BCA Infak 7830777355 atas nama Lazisnu Jawa Tengah atau melalui link donasi: https://s.id/bantuairbersih
Selengkapnya klik di sini.