Jatim

Ratusan Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim

Senin, 1 Juni 2026 | 09:00 WIB

Ratusan Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim

Seleksi hari ini yang diikuti 603 siswa untuk 10 PTN. (Foto: NOJ/PWNU)

Surabaya, NU Online Jatim

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengadakan seleksi beasiswa. Sebanyak 603 siswa mengikuti seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU se-Jatim yang merupakan sekitar 10 persen siswa dari 5.842 siswa peminat yang lolos berkas.


“Seleksi hari ini yang diikuti 603 siswa itu untuk 10 PTN. Ada satu PTN yang sudah melaksanakan seleksi pada minggu lalu yakni UTM. Bagi mereka yang tidak lolos masih ada PTNU yang bisa menjadi solusi yakni Unisma, Unusa, dan sebagainya,” kata Ketua Tim PPSDM PWNU Jatim, Prof Maskuri Bakri saat membuka seleksi beasiswa itu di Kantor PWNU Jatim, Ahad (31/05/2026).


Ke-603 siswa itu tercatat siswa yang memilih Unesa sebanyak 457 siswa, UINSA (46 siswa), UPN (18), ITS (14), UB (10), Polinema (3), UIN Kediri (8), UIN KHAS (6), UTM (8), Unair (7), dan Unisma (3).


“Semuanya mengikuti seleksi prestasi dari Tim PWNU Jatim yang meliputi kemampuan baca kitab, MTQ, dan tahfidz (hafalan Al-Qur’an). Dari 603 siswa itu ada 344 siswa dengan prestasi baca kitab, 175 siswa dengan prestasi tahfidz, dan 19 siswa dengan prestasi MTQ,” katanya.


Prof Maskuri Bakri menjelaskan, program beasiswa PWNU Jatim itu merupakan program strategis untuk mencetak Generasi Emas 2045 yang berakhlak/karakter. Pihaknya menyebut, program strategis ini tidak dipungut sama sekali, karena PWNU Jatim memang benar-benar ingin membantu generasi muda NU untuk menjadi kader yang berpendidikan tapi plus karakter yang kuat dari sisi turots (baca kitab), tahfidz, atau MTQ.


“Sehingga NU ke depan akan memiliki kader-kader yang tangguh dari universitas berkualitas,” harapnya.


Oleh karena itu, bila ada oknum yang menjanjikan jalan tol dengan mengatasnamakan PWNU atau PTN yang dituju agar melapor ke Tim PPSDM PWNU Jatim, karena PWNU memastikan tidak ada pungutan liar.


“Tahun-tahun sebelumnya, kami sudah memberikan sanksi kepada oknum yang tidak bertanggungjawab itu,” terangnya.


Selengkapnya klik di sini.


Terkait