Nasional

LAZISNU Terima Dana Sosial Rp100 Juta dan Akan Digunakan untuk 5 Pilar Program

Kamis, 27 Februari 2025 | 23:00 WIB

LAZISNU Terima Dana Sosial Rp100 Juta dan Akan Digunakan untuk 5 Pilar Program

Serah terima dana sosial untuk LAZISNU PBNU di iNews Tower, Jakarta, pada Kamis (27/2/2025). (Foto: NU Online/Jannah)

Jakarta, NU Online

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menerima dana bantuan sosial dari PT MNC Asset Management (MNC AM) sebesar Rp100 juta.


Penyaluran dana sosial dilakukan di Lobi iNews Tower, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta, pada Kamis (27/2/2025).


Ketua PBNU H Choirul Sholeh Rasyid menyambut baik atas penyaluran dana sosial yang diberikan oleh PT MNC AM.


“Kami dari LAZISNU menyambut baik dan tentu dengan dana ini menjadi kita tasarufkan program-program yang menjadi bagian NU-Care LAZISNU,” ujar Choirul kepada NU Online.


Ia mengatakan bahwa penyaluran dana sosial ini menjadi kegiatan dalam menyambut Ramadhan.


“Kegiatan ini bagian dari menyambut bulan suci Ramadhan, banyak kegiatan zakat yang tentunya.  Mari kita lakukan dengan komitmen untuk bagian dari usaha kita, ikhtiar kita dalam rangka bersama-sama kemaslahatan umat,” katanya.


Direktur Eksekutif LAZISNU PBNU Qohari Cholil menjelaskan bahwa dana sosial itu akan digunakan dalam lima pilar NU-Care LAZISNU yaitu NU Care Cerdas, NU Care Berdaya, NU Care Sehat, NU Care Damai, dan NU Care Hijau.


“Dana itu untuk sektor kita ada lima pilar, pilar pendidikan, pilar kesehatan, pilar berdaya, pilar kemanusiaan, dan pilar lingkungan,” ujar Qohari.


Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Syariah PT MNC AM Nuryana Hidayat membeberkan alasan dipilihnya LAZISNU PBNU sebagai lembaga penerima dana sosial pada 2025.


“Penyaluran dana sosial ini kepada lembaga-lembaga amil zakat yang sudah terpercaya, ada dari NU. Mudah-mudahan dana sosial ini bermanfaat buat kemaslahatan umat, buat pendidikan, buat pondok pesantren, maupun perguruan tinggi yang dikelola oleh NU,” ujar Nuryana.


Senada, Managing Director PT MNC AM Dimas Aditya Ariadi menyampaikan dipilihnya LAZISNU adalah karena NU menjadi organisasi masyarakat atau ormas yang terbesar di Indonesia.


“LAZISNU lembaga amil zakat infak sedekah Nahdlatul Ulama yang dimiliki PBNU. Kita tahu bahwa NU merupakan ormas terbesar yang telah berusia satu abad yang ada di Indonesia,” ujar Dimas.


“Kami yakin dengan kami salurkan ke LAZISNU akan bermanfaat untuk kemaslahatan bersama,” harapnya.