Nasional

Menhub Akan Panggil Operator Taksi Green SM Diduga Penyebab Kecelakaan Kereta Mematikan di Bekasi Timur

Rabu, 29 April 2026 | 08:45 WIB

Menhub Akan Panggil Operator Taksi Green SM Diduga Penyebab Kecelakaan Kereta Mematikan di Bekasi Timur

Taksi Green SM tertabrak KRL karena menerobos lintasan rel. (Foto: dok istimewa/X)

Bekasi, NU Online

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi akan memanggil operator taksi Green SM terkait kecelakaan antara Kereta Jarak Jauh (KJJ) KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam.


Dudy mengungkapkan telah memerintahkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, untuk menemui pihak Green SM. Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas evaluasi atas insiden yang terjadi.


“Saya sudah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi Green SM guna melakukan evaluasi. Mudah-mudahan bisa terlaksana hari ini,” ujarnya di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).


Ia menegaskan, setiap kecelakaan harus menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.


“Setiap terjadi kecelakaan, pasti kami lakukan evaluasi. Harapannya, kita bisa belajar dari kejadian ini dan melakukan perbaikan ke depan,” ucap Dudy.


Sementara itu, pihak Green SM Indonesia turut menyampaikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Melalui akun Instagram resminya, perusahaan menyatakan perhatian penuh terhadap kejadian yang melibatkan salah satu kendaraannya.


“Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh atas insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas,” tulis pernyataan tersebut.


Perusahaan juga menyatakan telah memberikan keterangan kepada pihak berwenang untuk mendukung proses investigasi.


“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen menjaga standar keselamatan melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan,” lanjutnya.


Green SM Indonesia menegaskan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring tersedianya informasi yang telah terverifikasi.


“Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru sesuai informasi yang telah terverifikasi,” tutup pernyataan tersebut.