Nasional

NU Care-LAZISNU Salurkan Bantuan Armada ke Pesantren Qoshrul Arifan Temanggung Jateng

Rabu, 6 Mei 2026 | 09:00 WIB

NU Care-LAZISNU Salurkan Bantuan Armada ke Pesantren Qoshrul Arifan Temanggung Jateng

Serah terima bantuan armada ke Pesantren Qoshrul Arifan Temanggung, Jawa Tengah. Jumat (1/5/2026). (Foto: LAZISNU)

Temanggung, NU Online

NU Care-LAZISNU menyalurkan bantuan berupa armada baru untuk mendukung kegiatan kependidikan dan syiar Islam untuk Pondok Pesantren Qoshrul Arifan Temanggung, Jawa Tengah. Penyaluran ini hasil kolaborasi dengan Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berlangsung pada Jumat (1/5/2026).


Bantuan armada kali ini difokuskan untuk mendukung mobilitas santri dan pengajar baik  di dalam lingkungan pesantren ataupun luar pesantren. Adapun bantuan yang diberikan berupa Toyota Avanza Tipe G 1.5 M/T tahun 2026 dengan total nilai mencapai Rp321.405.000, mencakup pengadaan unit hingga biaya operasional manajemen.

 

Sekretaris NU Care-LAZISNU PBNU, Moesafa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan oleh BPKH. Menurutnya, program ini selaras dengan pilar NU Care Cerdas yang berfokus pada asnaf pendidikan dan dakwah.

 

“Terima kasih kepada BPKH yang telah mempercayakan program ini kepada LAZISNU. Semoga bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas dakwah, baik di dalam lingkungan pesantren maupun saat bersinggungan dengan masyarakat luas,” tutur Moesafa.


Proses pengadaan hingga pengiriman unit ini turut dikawal ketat oleh LAZISNU PWNU Jawa Tengah. Wakil Ketua Bidang Penghimpunan LAZISNU Jateng, Gus Syaifurrahman, berharap armada ini segera dimanfaatkan oleh tenaga pengajar dan santri untuk menunjang aktivitas pesantren yang kian dinamis.


Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, yang hadir dalam acara tersebut mengingatkan pentingnya aspek pemeliharaan. 

 

“Harapannya bantuan ini turut menjadi media sosialisasi program BPKH di tengah masyarakat. Saya mengimbau agar aset ini dijaga, dirawat branding-nya, dan dipergunakan sepenuhnya untuk kepentingan pesantren,” tegasnya.


Pengasuh Pondok Pesantren Qoshrul Arifan, KH M Abdul Malik, menyambut baik kehadiran armada layanan tersebut. Ia menyatakan bahwa selama ini kegiatan pesantren sering terkendala transportasi saat harus berkegiatan di luar wilayah.

 

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Bantuan unit ini akan sangat bermanfaat untuk menunjang aktivitas santri dan pengajar di pesantren kami. Ini adalah amanah yang akan kami jaga sebaik mungkin,” pungkas Kiai Abdul Malik.

 


Asisten Manajer Senior Pelaporan Kemaslahatan BPKH, Adityo Negoro, menjelaskan bahwa penentuan penerima bantuan ini dilakukan secara cermat melalui pemetaan bersama Komisi VIII DPR RI untuk memastikan ketepatan sasaran.


“Kami bekerja sama dengan DPR RI untuk memetakan warga dan lembaga yang benar-benar membutuhkan, seperti halnya Pondok Pesantren Qoshrul Arifan ini. Perlu dipahami bahwa ini merupakan dana abadi umat yang kami kelola untuk kemaslahatan,” ungkap Adityo. 

 

Pihaknya menambahkan bahwa NU Care-LAZISNU tetap menjadi mitra strategis BPKH sejak 2018 dalam menyalurkan berbagai program sosial-keagamaan.


Penyerahan bantuan tersebut melengkapi rangkaian penyaluran bantuan kemaslahatan BPKH di wilayah Jawa Tengah, yang mencakup sektor kesehatan, sarana ibadah, hingga tanggap darurat bencana.