Nasional

Penyaluran Daging Kurban NU Care-LAZISNU Jangkau Daerah Bencana, Pelosok Negeri, hingga Palestina

Jumat, 29 Mei 2026 | 06:00 WIB

Penyaluran Daging Kurban NU Care-LAZISNU Jangkau Daerah Bencana, Pelosok Negeri, hingga Palestina

Penyaluran daging kurban LAZISNU kepada masyarakat di Jakarta, Kamis (28/5/2026) (NU Online/Jannah)

Jakarta, NU Online

NU Care-LAZISNU terus memperluas jangkauan distribusi daging kurban melalui program Nusantara Berqurban (Nusaqu). Tahun ini, penyaluran daging kurban menjangkau 75 kota/kabupaten di Indonesia, mulai dari daerah terdampak bencana, wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), hingga komunitas minoritas Muslim.


Tidak hanya di dalam negeri, distribusi hewan kurban juga menyasar wilayah konflik kemanusiaan di Palestina dan Yordania.


Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU, Riri Khariroh menyampaikan bahwa sejak awal program kurban difokuskan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses bantuan.


“Program kurban ini mampu menjangkau wilayah-wilayah 3T, terluar, terdepan, tertinggal. Jadi sejak awal, fokus utama penyaluran hewan kurban itu adalah di wilayah Indonesia Timur misalnya di Papua, Nusa Tenggara, terus ada yang sampai Pulau Buru (Maluku), di Kalimantan,” ujar Riri di Jakarta pada Kamis (28/5/2026).


Ia menambahkan bahwa daerah kebencanaan masih menjadi perhatian utama LAZISNU dalam penyaluran bantuan kemanusiaan, termasuk melalui distribusi hewan kurban.


“Jadi di samping wilayah 3T yang ada di Indonesia, yang kedua adalah wilayah kebencanaan, yang memang saat ini masih menjadi concern kita dan kita terus membantu, (seperti) di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat,” ucapnya.


Selain menyasar wilayah pelosok dan daerah terdampak bencana, LAZISNU juga menyalurkan hewan kurban ke wilayah rawan konflik di Palestina.


“Kita bekerjasama dengan organisasi yang ada di dalam Palestina untuk juga memberikan program hewan kurban ini kepada mereka. Jadi kita juga setiap tahun mengirim, jadi kali ini kami mengirim sapi dan domba ke Palestina. Harganya kami menyesuaikan dengan harga hewan di sana dan kemarin kami transfer untuk para pengungsi dan juga mereka yang menjadi korban dari genosida di Palestina,” jelasnya.


Menurut Riri, bantuan kurban juga dikirim ke Yordania melalui kerja sama dengan PCINU Yordania yang selama ini aktif membantu para pengungsi Palestina.


“Teman-teman PCINU Yordania yang selama ini juga banyak membantu pengungsi Palestina yang ada di Yordan, karena mereka juga ada di kampung pengungsian, nah kami juga mendistribusikan hewan kurban itu ke sana,” ujarnya.


Beberapa titik penyaluran hewan kurban LAZISNU tahun ini meliputi 24 provinsi dan 75 kota/kabupaten. Ke-24 provinsi tersebut adalah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Selatan, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan.


Adapun 75 kota/kabupaten di antaranya adalah Malang, Pati, Tangerang, Aceh Singkil, Pasaman Barat, Pontianak, Kabupaten Sampang, Pekanbaru, Lampung Selatan, Sikka, Buru, Merauke, Bandung Barat, Banyumas, Bogor, Cirebon, Bekasi, Agam, Gorontalo, Maluku Tengah, Kota Jayapura, Manokwari, Kota Sorong, Jayawijaya, Mamuju, Kota Padang, Depok, Karawang, Kota Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Seram Bagian Timur, Kabupaten Sorong, hingga Jember.