Nasional

Sambut Ramadhan, 150 Relawan NU Bersihkan Masjid Terdampak Banjir di Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 | 14:00 WIB

Sambut Ramadhan, 150 Relawan NU Bersihkan Masjid Terdampak Banjir di Aceh

Relawan NU sedang membantu warga terdampak banjir di Aceh untuk membersihkan tempat ibadah dari lumpur guna menyambut Ramadhan. (Foto: dok warga)

Aceh, NU Online

Sebanyak 150 relawan Nahdlatul Ulama (NU) melakukan gotong royong membersihkan masjid dan fasilitas publik di lima kabupaten di Aceh menjelang Ramadhan 1447 H. Kegiatan berlangsung pada 31 Januari hingga 9 Februari 2026 di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya.


Aksi ini dilakukan menyusul kondisi sejumlah rumah ibadah yang terdampak banjir bandang. Banyak masjid masih dipenuhi lumpur dan sisa kayu yang terbawa arus, sehingga belum layak digunakan untuk beribadah.


Relawan NU asal Kota Medan yang bertugas di Aceh, Roiyul Haq, mengatakan bahwa menjaga kebersihan menjadi bagian penting dalam menyambut bulan suci.


“Sebagai umat Muslim dianjurkan untuk membersihkan diri, rumah, dan tempat ibadah, agar selama Ramadhan tetap semangat menjalankan ibadah wajib maupun sunnah,” ujarnya kepada NU Online, Sabtu (7/2/2026).


Ia menambahkan, berdasarkan temuan di lapangan, tidak hanya masjid, tetapi juga rumah warga dan dayah (pesantren) masih tertimbun lumpur dan membutuhkan penanganan bersama.


Dari total 150 relawan yang terlibat, sebanyak 50 orang merupakan BKO Banser dari Sumatera Utara, sedangkan 100 lainnya berasal dari Aceh.


Roiyul menyebut para relawan bekerja dengan penuh keikhlasan meski menghadapi keterbatasan fasilitas.


“Kami tidur di tenda pleton dengan fasilitas apa adanya dan MCK yang terbatas. Namun kondisi ini kami terima sebagai bagian dari pengabdian,” katanya.


Selain membersihkan masjid, relawan juga mendapati sejumlah fasilitas rumah ibadah mengalami kerusakan. Beberapa dinding mulai rapuh, atap hilang terbawa banjir, serta perlengkapan ibadah rusak dan tidak mencukupi.

Relawan turut membawa bantuan perlengkapan ibadah seperti Al-Qur’an, mukena, dan sarung, meski jumlahnya masih terbatas.