Nasional

Semarakkan Muktamar NU, LPTNU Gelar Diskusi Penguatan Teknologi dan Daya Saing

Ahad, 30 Agustus 2026 | 08:52 WIB

Semarakkan Muktamar NU, LPTNU Gelar Diskusi Penguatan Teknologi dan Daya Saing

Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar diskusi bertajuk NU Pendidikan Tinggi dan Tantangan Global. (Foto:NU Online/Boy).

Jombang, NU Online
Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar diskusi bertajuk NU Pendidikan Tinggi dan Tantangan Global di Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Sabtu (29/8/2026) siang.


Kegiatan tersebut digelar untuk menyemarakkan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Diskusi membahas perkembangan perguruan tinggi NU (PTNU), khususnya dalam menghadapi tantangan global dan perkembangan teknologi.


Ketua LPTNU PWNU Jawa Timur Junaidi Mistar mengatakan, momentum Muktamar ke-35 NU menjadi kesempatan bagi LPTNU untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan perguruan tinggi NU di tingkat nasional maupun internasional.


"Kami berdiskusi bagaimana perkembangan PTNU di ranah dunia internasional. Salah satu yang kami perhatikan ada terkait pembaharuan teknologi yang digunakan di kampus-kampus NU di seluruh Indonesia," katanya kepada NU Online.


Menurut Junaidi, penguatan teknologi di lingkungan PTNU diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global. Untuk mendukung hal tersebut, mahasiswa nantinya juga akan mendapatkan sertifikasi dari lembaga teknologi internasional dengan biaya yang lebih terjangkau melalui kerja sama dengan LPTNU.


"Dengan pembaharuan teknologi ini diharapkan mahasiswa punya kompetensi lebih terkait teknologi dan akan disertifikasi lembaga teknologi internasional. Sertifikasi ini nantinya akan berbiaya sangat murah karena sudah bekerja sama dengan LPTNU," jelasnya.


Junaidi menjelaskan, meskipun kegiatan tersebut diselenggarakan oleh LPTNU PWNU Jawa Timur, peserta yang hadir berasal dari LPTNU di berbagai wilayah Indonesia.


"Jadi hari ini memang yang mengadakan acara LPTNU PWNU Jatim. Namun diikuti oleh seluruh LPTNU di Indonesia," ungkapnya.


Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kualitas lulusan PTNU sekaligus memperkuat daya saing perguruan tinggi NU di tingkat global. Sebanyak 36 PTNU di Jawa Timur hadir dan turut melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), sementara 26 LPTNU dari luar Jawa Timur juga mengikuti kegiatan tersebut.


Junaidi bersyukur LPTNU di seluruh Indonesia memiliki kekompakan yang kuat dalam mengembangkan pendidikan tinggi NU.


"Ini program LPTNU Jatim dan kita kembangkan untuk seluruh LPTNU di Indonesia," terangnya.


Terkait pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) tersebut berharap forum permusyawaratan tertinggi NU itu menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi Nahdliyin dan bangsa Indonesia.


Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan agar pelaksanaan Muktamar berjalan lancar serta NU ke depan dapat terus berkontribusi menjadi pelopor peradaban dunia.


"Khusus untuk kepemimpinan kita berdoa agar terpilih pemimpin yang amanah, mengayomi semua komponen yang ada di lingkungan NU," tandasnya.


Hadir sebagai pemateri dalam diskusi tersebut Umi Mu'awanah, Kepala Pusat PREIJP BRIN; Mazhar Durrani, CEO Parallaxnet USA; H Nur Syam dari UIN Sunan Ampel Surabaya; dan H Amir Maliki Abitolkha.