Perjuangan Margaret Aliyatul Maimunah Jadi Inspirasi Perempuan Muda dan Kader Fatayat NU
Senin, 2 Maret 2026 | 07:00 WIB
Suasana pemakaman almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah, Ahad (1/3/2026) malam di kompleks makam keluarga Pesantren Denanyar Jombang, Jawa Timur. (Foto: NU Online/Suci Amaliyah)
Jombang, NU Online
Jenazah Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama, Margaret Aliyatul Maimunah, tiba di Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur pada Ahad (1/3/2026) pukul 22.30 WIB. Setibanya di lokasi, jenazah disambut keluarga besar, santri, serta pengurus NU dan badan otonom se-Jawa Timur.
Prosesi shalat jenazah dilaksanakan di masjid pesantren. Almarhumah Margaret kemudian dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga, berdampingan dengan kedua orang tuanya, KH Mohammad Faruq dan Hj Lilik Chodijah.
Ratusan santri dan kader Fatayat NU, GP Ansor, Banser, Pagar Nusa, IPNU, dan IPPNU mengiringi prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat hingga pukul 00.30 WIB.
Sejumlah tokoh hadir dalam kesempatan tersebut. Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, KH Marzuki Mustamar, memimpin pembacaan tahlil dan yasin di area pemakaman.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, Gus Abdussalam Shohib, mewakili keluarga besar menyampaikan terima kasih atas doa dan kehadiran para pelayat.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut hadir dan menyaksikan langsung prosesi pemakaman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan duka mendalam atas wafatnya almarhumah yang dikenal gigih memperjuangkan keadilan bagi perempuan dan anak.
“Kami kehilangan sosok yang tengah memperjuangkan keadilan bagi perempuan dan anak di negeri ini. Di tengah perjuangan yang luar biasa, beliau dipanggil ke haribaan Allah SWT. Mudah-mudahan semua amal baik beliau menjadi wasilah menuju tempat yang mulia di sisi Allah,” ujar Khofifah.
Menurut Khofifah, seluruh perjuangan Margaret akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi kalangan muda, khususnya perempuan dan kader Fatayat NU.
“Kiprah beliau sebagai pemimpin yang tegas namun penuh kasih, konsisten membela hak anak dan kaum perempuan, telah memberi inspirasi dan kontribusi besar bagi bangsa kita,” tegasnya.
Turut hadir dalam pemakaman tersebut Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Adi Leksono, Wakil Ketua KPAI Jasra Putra, serta Pengurus Lakpesdam PBNU Ufi Ulfiah.