Warta

3 Juta Jamaah Berkumpul di Arafah

Ahad, 7 Desember 2008 | 20:23 WIB

Mekah, NU Online
Sekitar tiga juta jamaah haji dari berbagai belahan dunia, Ahad (7/12) bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1429 H, berkumpul di dalam tenda-tenda yang didirikan di Arafah, padang luas di sebelah selatan Kota Mekah, untuk melaksanakan rukun haji yang paling utama yakni wukuf di Arafah.

Padang Arafah menjadi replika padang mahsyar, yakni tempat berkumpulnya seluruh manusia setelah dibangkitkan dari kubur kelak, saat menungu pengadilan akhirat.<>

Jemaah haji Indonesia, yang menempati tenda-tenda di Maktab Nomor Satu hingga Maktab Nomor 71 di kawasan Maktab Jemaah Asia Tenggara, bersiap melakukan prosesi wukuf menjelang shalat dzuhur, saat udara di luar tenda menyengat kulit.

Pelaksanaan wukuf di perkemahan Misi Haji Indonesia dihadiri pula oleh Amirul Hajj Menteri Agama Maftuh Basyuni, Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kesultanan Oman Salim Segaf Al Jufri, Konsul RI di Jeddah Gatot Abdullah Mansyur, Direktur Penyelenggaraan Haji dan Umrah Departemen Agama Slamet Riyanto, anggota Tim Pengawas Haji Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Tim Pengawas Haji Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan sejumlah pejabat Departemen Kesehatan.

Di tenda Misi Haji Indonesia, kegiatan wukuf diawali pembacaan ayat-ayat suci Al- Qur'an oleh Ivan Aulia Krisnandi, dilanjutkan penyampaian sambutan oleh Salim Segaf Al Jufri, amanat Amirul Hajj dan khutbah Arafah oleh KH Ma`ruf Amin.

Jemaah haji Indonesia mendengarkan amanat dan khutbah Arafah dari dalam tenda-tenda mereka. Selain mendengarkan khutbah, mereka diminta memanjatkan doa-doa serta membaca takbir, tahmid, tasbih, talbiyah dan dzikir.

Wukuf akan dilakukan sampai usai waktu shalat ashar, diakhiri dengan shalat dzuhur dan ashar yang dijamak qasar. Selanjutnya jemaah akan bergeser ke Muzdalifah, yang jaraknya sekitar sembilan kilometer dari Arafah, untuk melakukan mabit, sejenak melewatkan malam untuk berdoa. Dari Muzdalifah, jemaah akan bergerak menuju ke Mina untuk melempar jumrah.

Seperti jemaah haji yang sehat, 250 anggota jemaah haji Indonesia yang sakit pun tetap akan melakukan wukuf dengan bantuan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. (dpg/nur/ant)


Terkait