Warta

Al-Azhar Bangun Seribu Rumah "Bangkit Bersama"

Jumat, 13 November 2009 | 00:29 WIB

Pariaman, NU Online
Lembaga Amil Zakat "Al-Azhar" membangun seribu unit rumah "bangkik basamo" (bangkit bersama, red) bagi korban gempa 7,9 skala Richter di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat yang rumahnya rusak berat akibat bencana tersebut.

Dari 1.000 unit yang ditargetkan itu, 60 unit sudah selesai dibangun, 650 unit tengah dalam pembangunan dan sisanya masih menunggu lokasi penerima bantuan ini, kata Arief Rahman Oktavia, Koordinator Masyarakat Muslim Bayumas, di Pariaman, Kamis (12/11).<>

Arief Rahman menambahkan, korban penerima bantuan adalah yang memenuhi syarat yakni masih memiliki bahan bangunan berupa kayu dan seng dari puing-puing rumah mereka, punya lahan untuk pembangunan rumah dan mau bekerja sama membangun rumah bangkik basamo tersebut.

"Jadi Al-Azhar tidak membantu seluruhnya dan melakukan pembangunan, tapi dengan kerja sama dan keterlibatan korban sendiri dalam membangun rumahnya," terang Arief Rahman.

Rumah bangkik basamo adalah semi permanen dengan luas 6x5 meter terdiri dari dua kamar tidur (masing-masing 3x3 meter) dan satu ruang tamu menyatu dengan raung keluarga/makan. Rumah dibangun dengan lantai cor semen, dan dinding setinggi 50 centimeter dari lantai adalah susunan bata direkat semen dan ke atasnya bertiang kayu dan dingin anyaman bambu.

Untuk pembangunannya Al-Azhar memberikan bantuan pasir satu mobil pick-up, tiga zak semen, batu bata secukupnya dan lembaran anyaman bambu sesuai kebutuhan. Sedangkan korban menyediakan kayu yang dibutuhkan dan seng dari puing-puing rumahnya yang roboh. (min)


Terkait