Sejumlah anggota DPR mengkritik penyelenggaraan haji tahun 2008. Departemen Agama (Depag) dinilai gagal dalam penyelenggaraan haji, terutama dalam hal penyediaan pemondokan dan sarana transportasi.
“Boleh disebut, penyelenggaraan haji tahun ini adalah yang terburuk sepanjang sejarah Indonesia menyelenggarakan haji,” kata ketua Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Priyo Budisantoso di Jakarta, Senin (15/12).<>
Priyo mengkritik penyediaan pemondokan yang sangat jauh dari Masjidil Haram, sementara posisi jamaah dalam satu kloter dipecah-pecah dan ditempatkan pada pemondokan yang terpisah dan membuat jamaah haji kesulitan.
Beberapa pemondokan juga dilaporkan tidak memenuhi standar, air sering macet, tidak ada AC, jumlah kamar mandi dan WC tidak seimbang dengan jumlah jamaah haji Indonesia sebanyak 210 ribu orang.
Ditambahkannya, transportasi juga tidak mendukung sehingga banyak jamaah yang tak bisa pulang, tersesat serta tidak bisa menjalankan sholat lima waktu di Masjidil Haram.
Anggota Komisi VIII DPR lainnya, Chaerunissa menambahkan, soal transportasi, dalam Raker di Komisi VIII DPR, Menag menyatakan akan menyediakan 620 bus tetapi dari hasil pantauannya di Makkah, jumlahnya tidak sebanyak itu.
“Kita cek ke terminal juga tak ada bus sebanyak itu. Jamaah yang menempati Ring Satu cuma 18 persen, sementara 82 persen lainnya tinggal jauh dari Masjidil Haram,” katanya.
Saat ini sejumlah fraksi sudah sepakat untuk mengajukan usul penggunaan hak angket tentang penyelenggaraan ibadah haji 2008. Rencananya Selasa (16/12) siang ini, para penggagasnya akan menghadap pimpinan DPR untuk mengajukan usulan tersebut.
Menurut anggota Komisi VIII DPR dari FKB Azwar Anas, enam fraksi DPR yakni FKB, FPPP, FBPD, FPG, FPAN, FPDIP dan Fraksi Demokrat sudah sepakat untuk mengajukan usul penggunaan hak angket tentang penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Hak angket ini penting kita ajukan supaya umat Islam yang menjadi tamu Allah tidak jadi korban,” kata Azwar Anas.
Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni telah mengklaim, penyelenggaraan haji tahun ini berlangsung sukses. Bahkan, menurutnya, penyelenggaraan haji kali ini lebih baik dari tahun lalu. (nif/nam)