Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menyatakan, liberalisasi pemikiran yang digelontorkan oleh sekelompok Muslim di Indonesia telah merugikan Islam itu sendiri.
“Liberalisasi pemikiran adalah gol bunuh diri,” katanya dalam pelatihan pemberdayaan tenaga mental dan spiritual dai transmigran yang diselenggarakan PP LDNU di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (13/12).<>
Dikatakan Hasyim, kelompok ini mengikuti ucapan orang lain untuk menyerang agamanya sendiri. Mereka persis mengikuti cara para orientalis yang mempelajari Islam untuk menyerang balik Islam.
“Mengikuti ilmu orang lain ini menjadi tren yang sangat berbahaya di negara berkembang seperti Indonesia,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam Malang itu.
Hasyim meminta umat Islam berhati-hati terhadap kelompok yang memperlajari agama Islam bukan untuk meyakini dan mengamalkannya, tapi hanya untuk mencari titik lemah Islam itu sendiri.
“Bahkan ada kelompok penghafal kitab suci Al-Qur’an yang sama sekali tidak mempercayai isi kandungan Al-Qur’an, “ katanya di hadapan para dai yang berasal dari 6 provinsi transmigrasi itu.
Ditambahkan, para dai juga perlu mempelajari dan mematahkan argumentasi yang dikeluarkan oleh kelompok Muslim yang liberal. “Selama ini saya lihat argumentasi yang dimunculkan para dai tidak sebanding dengan serangan dari luar itu,” katanya. (nam)