Masjid Jami Vientiane siap menjamu atlet dan ofisial muslim yang akan berada di Laos selama perhelatan SEA Games 2009 Laos. Iman Maulana Nazimul Islam mempersilahkan para atlet muslim untuk shalat Jumat di Masjid Jami Vientiane.
''Kami akan senang bisa menjamu saudara sesama muslim selama kehadiran mereka di sini. Kami mengantarkan mereka ke tempat-tempat indah di Vientiane,'' kata Maulana kepada kantor berita Laos KPL.<>
Meski merupakan negara komunis, Laos menghormati hak warganya untuk memeluk agama sesuai keyakinannya. Mohd Lokman bin Abdul Rahman, anggota Komite Masjid Laos, mengatakan ada sekitar 900 sampai 1000 muslim di Vientiane. Mereka kebanyakan berasal dari Pakistan dan India.
Jumlah Muslim asli Laos sendiri ada sekitar 200 orang. Sebagian Muslim lainnya berasal dari Malaysia dan Brunei Darussallam. Lokasi Masjid Jami Vientiane memang tidak jauh dari lokasi Kompleks Atlet SEA Games 2009.
Maulana, yang berasal dari Provinsi Assam di India, mengajak atlet atau ofisial Muslim untuk melakukan shalat Jumat berjamaah di Masjid Jami Vientiane. Maulana yang biasanya memimpin langsung pelaksanaan shalat Jumatnya. Lelaki berdarah India ini juga berharap para saudara Muslim bersedia shalat lima waktu di masjidnya.
''Masjid ini terletak di jalur turis dan tepat berada di tengah ibukota. Anda hanya mencari air mancur yang menjadi ikon kota, lalu menapaki jalan Setthathirath sepanjang 40 meter sampai menemukan petunjuk jalan. Anda pasti akan menemui masjid dengan tiga buah menara indah,'' tutur Maulana.
Maulana memang tidak basa basi dalam menawarkan bantuan bagi atlet atau ofisial Muslim yang ingin menunaikan shalat Jumat. Untuk keperluan komunikasi, Maulana tidak segan memberikan nomor teleponnya yang bisa dihubungi.
''Kalau kesulitan menemukan masjidnya, hubungi saya saja di nomor 020-5528-576,'' ujar Maulana penuh ramah. (min)