Salah satu harapan orang melaksanakan ibadah haji adalah menjadi haji mabrur sepulangnya ke tanah air. Hal ini pun dimanfaatkan benar oleh orang-orang yang melihat ada peluang usaha dari para jamaah haji yang kembali ke tanah air.
Usaha yang mereka bidik pun tak jauh-jauh dari oleh-oleh khas jamaah haji,
kurma. Buah kurma yang identik sebagai oleh-oleh dari mereka yang pulang dari melaksanakan ibadah haji dijual di selasar ruang tunggu kedatangan jamaah haji Bandara Soekarno-Hatta.<>
Kurma yang ditawarkan seharga Rp 80 ribu per satu box. "Kita ambil dari dalam Rp 50 ribu, kita jual lagi Rp 80 ribu," ujar salah seorang penjual kurma, Jajang di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (3/12).
Menurut Jajang, apabila sepi peminat maka dia menjual kurmanya seharga Rp 70 ribu. Meski demikian Jajang mengaku masih mendapat keuntungan dari kurma yang dijualnya tersebut.
"Ya biasanya kita emang gak tentu dapat untungnya berapa, tapi Rp 20 ribu
dapatlah," terang pria asli Bogor tersebut.
Jajang mengaku sudah delapan tahun berjualan kurma di Bandara Soekarno-Hatta. Jika tidak berjualan, Jajang mengaku kesehariannya diisi dengan bertani. Lantas bagaimana kalau tidak ada yang laku? "Ya kita kembalikan ke bosnya," kata Jajang.
Jajang menambahkan, selama berjualan saat kepulangan jamaah haji, dirinya
tidak menempuh perjalanan Bogor-Jakarta. Jajang lebih memilih tinggal di musala atau pun kios-kios yang ada di sekitar terminal haji.
"Nggak nutup kalau tiap hari harus pulang-pergi," kata Jajang lirih seperti dikutip detik.com. (min)