Warta

PBB Ragukan Independensi Hasil Penyelidikan Israel dan Hamas

Jumat, 5 Februari 2010 | 13:19 WIB

New York, NU Online
Persatuan Bangsa-bangsa (PBB)--Sekjen PBB Ban Ki-moon tidak dapat memastikan apakah Israel dan Palestina telah memenuhi tuntutan-tuntutan PBB untuk melakukan penyelidikan yang dapat dipercaya dan independen terhadap tuduhan kejahatan perang di Jalur Gaza.

Demikian dinyatakan Ban Ki-moon dalam laporannya ke Majelis Umum yang beranggotakan 192 negara itu, Kamis (4/2). Ban Ki-moon membuat penilaian itu dalam sebuah laporan ke Majelis Umum PBB yang memberikan kedua pihak waktu untuk melakukan penyelidikan yang independen setelah satu tim PBB menuduh Israel dan Palestina melakukan kejahatan perang dalam konflik 22 hari di Jalur Gaza lebih setahun lalu.<>

"Tidak ada kepastian mengenai pelaksanaan resolusi PBB oleh kedua pihak terkait," kata Ban Ki-moon.

Jum'at lalu, Ban menerima sebuah laporan setebal 46 halaman dari Israel yang membantah melakukan pelanggaran hukum internasional, tetapi mengakui "hasil-hasil tragis" karena "ruwetnya dan skala" dalam melaksanakan satu operasi militer di satu daerah yang banyak penduduknya.

Pada hari yang sama, Sekjen PBB juga menyerahkan sebuah laporan dari pihak Palestina yang mengatakan satu komisi lima hakim terkenal dan para pakar hukum dibentuk untuk menyelidiki tuduhan-tuduhan kejahatan perang dalam perang Gaza.

Lebih lanjut Ban Ki-Moon menegaskan dalam beberapa kesempatan dirinya mendesak semua pihak "melaksanakan penyelidikan domestik yang dapat dipercaya sehubungan dengan konflik Gaza itu.

"Saya mengharapkan langkah-langkah seperti itu dilakukan menyangkut tuduhan terhadap pelanggaran hak asasi manusia itu," katanya. (min)


Terkait