KAI Buka Kembali Layanan, Keselamatan Tetap Jadi Prioritas
NU Online · Kamis, 30 April 2026 | 23:02 WIB
Bekasi, NU Online
Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyampaikan pernyataan resmi terkait proses pemulihan operasional perjalanan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Pembukaan kembali layanan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Dudy mengatakan, jalur hilir telah dibuka sejak Selasa (27/4/2026) pukul 01.30 WIB dan sudah dapat dilalui kereta jarak jauh dari arah timur.
Ia menyampaikan, jalur yang sebelumnya terdampak kini telah dinyatakan bersih dan aman untuk dilintasi. Menurutnya, pembukaan jalur dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan, meski masih diberlakukan pembatasan kecepatan.
"Saat ini bebas dari puing-puing, sudah kita pastikan bersama, Kantor Stasff Presiden (KSP) juga memastikan keselamatan pemakaian jalur ini untuk kereta-kereta jarak jauh, walaupun kami masih melakukan pembatasan keketatan 30 km per jam di stasiun ini," kata Dudy kepada NU Online, Rabu (29/4/2026).
Lebih lanjut, Dudy menyampaikan bahwa layanan KRL di Stasiun Bekasi Timur mulai dibuka kembali secara bertahap setelah jalur dinyatakan aman pada hari ini sekitar pukul satu hingga dua siang, sambil menunggu persetujuan dari pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Kami memastikan masalah aspek operasional keselamatan tentunya, serta koordinasi dengan eksternal, baik dengan regulator, pihak-pihak terkait, dan tentunya mendukung proses investigasi yang dilakukan oleh Kantor Staff Presiden (KSP) yang nanti akan secara resmi mengumumkan penyebab insiden kemarin," ujarnya.
Ia juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan korban dan layanan keselamatan dilakukan secara maksimal.
"Pengembalian layanan yang menjamin keselamatan dan layanan terbaik bagi masyarakat, karena kereta api merupakan tulang kumpul dari modal transportasi di Indonesia," ujarnya.
Dudy mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi, perawatan korban, hingga pemulihan operasional.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menegaskan komitmen peningkatan keselamatan pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. Menurutnya, KAI akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pada aspek operasional dan perlintasan.
"Tidak ada kompromi, terkait segitu banyak korban yang berjatuhan. Apabila tidak memenuhi persyaratan maka palang akan ditutup,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh layanan dipastikan tetap mengutamakan keselamatan bagi seluruh penumpang. Sementara penataan fasilitas, termasuk bagi perempuan, difokuskan pada kenyamanan tanpa mengurangi aspek keamanan.
Kontributor: Nisfatul Laila
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua