Bersama-sama dengan para tokoh lintas agama, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menyerukan untuk memperbaiki moral kepemimpinan kepada para petinggi negara. Perbaikan moral ini, terutama sekali dalam rangka penegakan hukum di Indonesia.
Hasyim Muzadi dan para tokoh lintas agama lainnya berharap pengungkapan berbagai kasus yang sedang aktual saat ini dapat dilakukan dengan transparan oleh berbagai pihak yang terlibat. para tokoh juga berharap, penuntasan kasus-kasus di tingkat nasional tidak tereduksi oleh kepentingan-kepentingan politik dan golongan tertentu.<>
"Seperti kasus KPK misalnya, jangan sampai karena pimpinannya sedang berperkara, lalu KPK menjadi mandul. Padahal KPK sangat diperlukan untuk proses hukum korupsi negeri ini," tutur Hasyim di sela-sela pertemuannya dengan para pemuka lintas agama di Gedung PBNU Jl. Kramat Raya 164 Jakarta, Rabu (2/12).
Lebih lanjut, Hasyim menjelaskan, penegakan moral bangsa ini juga harus dilaksanakan hingga ke tingkat masyarakat yang laing bawah. Karena, moral para pemimpin dan pejabat publik di tingkat bawah juga sudah sangat memprihatinkan.
"Penurunan moral ini terjadi baik karena unsur objektif yang berupa lingkungan, sistemik yang berupa perangkat hukum dan leadhersip (faktor kepemimpinan) yang tidak dapat memberikan keteladanan," tandas Hasyim.
Karenanya, Hasyim bersama-sama dengan para pemuka agama lainnya berharap kepada para pemimpin dan pejabat di tingkat nasional untuk dapat memberikan teladan yang baik terhadap masyarakat dalam proses penegakan hukum di Indonesia. (min)