Warta

Penuhi Kebutuhan haji, Megaproyek Mekkah Dirancang

Sabtu, 28 November 2009 | 04:03 WIB

Mekkah, NU Online
Setiap tahun, Mekkah dibanjiri dua hingga tiga juta calon jamaah haji. Kota suci umat Muslim ini pun dituntut untuk terus berkembang demi mengakomodir ibadah wajib itu.

Tak heran, pemerintah Arab Saudi pun merencakan sebuah ekspansi dan proyek renovasi dan terbilang cukup ambisius. Target untuk menuntaskannya selama 10 tahun telah ditetapkan, dengan anggaran yang setara produk domestik bruto (PDB) sebuah negara kecil, yakni US$125 miliar.<>

"Mekkah dinamis, selalu berubah. Saya telah memulai perjalanan untuk mengubah kota ini sejak dua tahun lalu. Proyek ini tentunya akan mengubah kota kami ke depannya. Ini megaproject," papar Walikota Mekkah, Osama Al Bar, dalam wawancara eksklusif dengan Al Jazeera, Kamis (26/11).

Megaproyek ini bermula dari ekspansi Masjidil Haram yang akan diperluas hingga 400 ribu meter persegi. Tahap pertama adalah perluasan Al Massa yang sebenarnya sudah dua kali lipat ukuran aslinya.

Tempat ini akan ditambahkan lantai lagi untuk mempermudah jamaah calon haji (calhaj) ketika melakukan ibadah Sa'i atau berjalan bolak-balik tujuh kali antara Bukit Safa dan Marwa. Kapasitasnya saat ini 100 ribu calhaj per jam dan pemerintah Saudi bermaksud menggandakannya.

Megaproyek dilanjutkan ke area sipil, layanan publik, serta infrastruktur. Antara lain beberapa perbaikan di Gua Mina, Padang Arafah, dan Muzdalifah. Al Bar mengatakan, proyek jalan raya, perumahan, dan infrastruktur ini sudah berjalan sebanyak 40 proyek.

"Islam saat ini sudah menyebar luas, Alhamdulillah. Sebab itu kami merasa perlu melakukan semua ini," lanjut Al-Bar. (min)


Terkait