Hingga saat ini, sudah ada sebanyak 39 jemaah haji asal Indonesia meninggal dunia akibat sakit yang diderita. Dari jumlah itu, mayoritas meninggal dunia di Madinah. Selebihnya di Mekkah, Jeddah, dan dalam perjalanan menuju Tanah Suci.
"Meninggal di Mekkah 14, Madinah 20, Jeddah 3, dan diperjalanan 2 orang," ungkap Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes Tjandra Yoga Aditama dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (14/11).<>
Dari jumlah di atas, korban meninggal laki-laki sebanyak 19 orang dan perempuan 20 jemaah. Jemaah yang meninggal dunia sebanyak dua orang berusia 40-49 tahun, 11 orang berusia antara 50-59 tahun, dan di atas 60 tahun sebanyak 26 orang.
Penyebab kemarian para jemaah, menurut Tjandra, adalah karena sakit gangguan sistem sirkulasi, gagal jantung, MCI, Stroke Haemmorhagis dan lain-lain. (min)