Seperti tahun-tahun sebelumnya, penentuan Hari Raya Idul Adha oleh Jamaah Tariqah Naqsabandiyah Kholidiyah berbeda dengan versi pemerintah. Jamaah yang berpusat di Dusun Kapas Desa Dukuh Klopo Kecamatan Peterongan, Jombang ini baru melaksanakan shalat Idul Adha pada hari ini, Sabtu (28/11).
Secara otomatis, penentuan itu lebih lambat satu hari dibanding dengan versi pemerintah yang melaksanakan Idul Adha pada hari ini, Jumat (27/11). Selain menggelar shalat Ied, jamaah juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang bertempat di halaman masjid Baitul Muttaqin.<>
"Hal itu setelah kami melakukan rukyah di sejumlah tempat. Hasilnya, 1 Dzulhijah jatuh pada hari Sabtu (28/11) Pada saat Hari Raya Idul Fitri kemarin, kami juga lebih lambat satu hari dibanding dengan ketetapan pemerintah," terang Muatin, salah satu pengikut Jamaah Tariqah tersebut di Jombang, Jum'at (27/11).
Praktis, hingga Jum'at, suasana lengang terlihat di Masjid Baitul Muttaqin, tempat yang biasa digunakan ribuan Jamaah Naqsabandiyah Khlidiyah untuk menjalankan ibadah. Tidak ada gema takbir berkumandang, tidak ada prosesi penyembelihan hewan kurban. (min)