Fatayat NU Jalankan Program Berbasis Isu Daerah terkait Perempuan dan Anak
NU Online · Ahad, 20 Juli 2025 | 19:00 WIB
Tangerang Selatan, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat Nahdlatul Ulama Margaret Aliyatul Maimunah menegaskan pentingnya penguatan kaderisasi di lingkungan Fatayat NU.
Ia juga mengingatkan agar setiap program yang dijalankan berbasis pada isu-isu lokal yang relevan, bukan sekadar menyalin program dari daerah lain.
“Harus melakukan penguatan-penguatan program. Dalam menyusun, membuat, dan menjalankan program, tidak boleh copy paste (copas). Tetapi harus berdasarkan pada isu di daerah masing-masing yang berkaitan dengan perempuan dan anak,” ujarnya, sebagaimana dikutip NU Online Banten.
Margaret juga menyoroti pentingnya penguatan layanan Fatayat. Salah satunya melalui penguatan majelis taklim yang berada di bawah naungan Fatayat NU.
“Salah satu langkah penguatan layanan Fatayat adalah dengan penguatan majelis taklim Fatayat. Setiap anggota Fatayat yang ingin membuat majelis taklim di daerahnya, harus menggunakan nama Fatimah Zahra. Sebagai syiar nama majelis taklim Fatayat. Gebyar Muharram ini juga termasuk salah satu penguatan majelis taklim Fatayat,” terangnya, sebagaimana dikutip NU Online Banten.
Margaret menambahkan, Fatayat NU juga perlu mengembangkan sistem basis data melalui aplikasi. Ia juga berharap para kader tidak lagi gagap teknologi.
"Sebab kemampuan literasi digital penting dalam melindungi perempuan dan anak dari potensi kejahatan siber," katanya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua