Banten

Orang Tua Harus Awasi dan Dampingi Kehidupan Digital Anak

NU Online  ·  Ahad, 7 Juni 2026 | 11:00 WIB

Orang Tua Harus Awasi dan Dampingi Kehidupan Digital Anak

Pimpinan Cabang Fatayat NU Tangsel menggelar sarasehan di Aula Blandongan, Kantor Wali Kota Tangsel, Ciputat, Tangsel, Jumat (5/6/2026). (Foto: NUOB/Lulu RA)

Tangerang Selatan, NU Online Banten
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Adi Leksono mengatakan, meningkatnya tantangan perlindungan anak di tengah masifnya penggunaan teknologi digital perlu mendapat perhatian.

 

"Kasus kekerasan seksual, kekerasan fisik, serta berbagai pelanggaran hak anak di ruang digital, masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama," katanya saat menjadi pemateri pada sarasehan yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Tangerang Selatan (Tangsel) di Aula Blandongan, Kantor Wali Kota Tangsel, Ciputat, Tangsel, Jumat (5/6/2026).


Menurut Aris, keluarga tetap menjadi benteng utama perlindungan anak. Oleh karena itu, orang tua perlu hadir dalam kehidupan digital anak melalui pendampingan, pengawasan, dan komunikasi yang terbuka.

 

"Perlindungan anak di era digital tidak cukup dengan melarang. Anak perlu didampingi, diedukasi, dan diperkuat karakternya agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab," jelasnya dalam kegiatan yang dilaksanakan setelah Pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Tangsel 2025-2029 itu.



Narasumber lainnya yang tampil pada kegiatan bertema Optimalisasi Peran Perempuan dalam Mewujudkan Ekosistem Digital yang Aman dan Ramah Anak itu adalah Kepala Diskominfo Tangsel Tb Asep Nurdin. Dia menuturkan, perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus ancaman yang perlu diantisipasi secara bersama-sama.

 

"Karena itu, perempuan perlu meningkatkan kecakapan digital agar mampu menjadi pendamping utama bagi anak-anak dalam memanfaatkan teknologi secara sehat dan produktif,’’ katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tangsel Siti Masrifah menyampaikan, perempuan merupakan garda terdepan dalam membangun ketahanan keluarga di era digital.

 

"Perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi digital keluarga, menyaring informasi yang diterima anak, serta membentengi keluarga dari berbagai dampak negatif perkembangan teknologi," tuturnya.



Selengkapnya klik di sini.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang