4 Tahun NU Online Lampung: Dari Relawan Kini Jadi Portal Rujukan Berkat Keistiqamahan
NU Online Ā· Sabtu, 13 September 2025 | 23:00 WIB
Jakarta, NU Online
Salah satu subdomain NU OnlineĀ yakni NU Online Lampung (lampung.nu.or.id) genap berusia empat tahun pada Sabtu (13/9/2025). Meski masih relatif muda, media resmi Nahdlatul Ulama di Provinsi Lampung iniĀ menjadi portal berita dengan jumlah pembaca terbesar di daerah tersebut.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, H Puji Raharjo SoekarnoĀ dalam tulisanya menyampaikanĀ empat tahun mungkin terasa singkat bagi perjalanan sebuah media. Namun usia ke-4 NU OnlineĀ Lampung, menunjukkan bahwa sebuah media bisa tumbuh besar bukan karena modal besar, melainkan karena keikhlasan, kesungguhan, dan keberpihakan kepada umat
"Alhamdulillah, data terbaru menunjukkan NU Online Lampung kini menempati posisi teratas sebagai portal online dengan jumlah pembaca terbesar di Lampung. Pencapaian ini mengungguli media-media lama dan mapan," ungkapnya dalam tulisan Milad Ke-4, NU Online Lampung: Dari Relawan Menjadi Rujukan.
Baca Juga
5 Falsafah Hidup Masyarakat Lampung
Menurutnya angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan cermin dari kepercayaan jamaah, masyarakat, dan publik luas yang menjadikan NU Online Lampung sebagai bacaan, rujukan, sekaligus sahabat di tengah derasnya arus informasi digital.
"Saya menyampaikan apresiasi dan rasa hormat setinggi-tingginya kepada tim redaksi NU Online Lampung, Fadilasari dan sahabat-sahabat semua, yang bekerja sepenuhnya sebagai relawan. Mereka digerakkan bukan oleh gaji atau keuntungan materi, melainkan oleh semangat khidmah, cinta kepada NU, dan keinginan menebar manfaat. Berkat kerja mereka, berita tentang pesantren, kegiatan banom, hingga kisah sederhana dari desa-desa bisa hadir di layar gawai kita semua," lanjutnya.
Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada pengurus dan fungsionaris NU di berbagai tingkatan yang proaktif mengirimkan berita, laporan kegiatan, dan ide liputan. Tanpa kontribusi mereka, portal ini tidak mungkin hidup. NU Online Lampung adalah cermin kerja kolektif, sebuah bukti bahwa jejaring bisa mengalahkan keterbatasan modal.
SeainĀ itu terima kasih juga disampaikan kepada jamaah dan masyarakat Lampung, para pembaca serta kepada mitra-mitra yang telah bekerja sama.Ā
Pihaknya berharap NU Online LampungĀ terus hadir sebagai media yang mencerahkan, menyejukkan, dan mempersatukan. Di tengah polarisasi dan maraknya hoaks, NU Online Lampung memikul tugas suci: menjaga ruang digital tetap waras, moderat, dan penuh harapan.
H Puji mengaku optimistis ke depan NU Online Lampung akan semakin kuat. "Dari Lampung, gaungnya akan menembus batas provinsi, bahkan bisa menjadi contoh nasional bahwa media berbasis jamaah bisa tumbuh besar karena keberkahan, gotong royong, dan keikhlasan," sebutnya.
Sementara itu Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu, HĀ Muhammad FaizinĀ mengatakan bahwa kesuksesan NU Online Lampung hingga saat ini merupakan buah dari keistiqamahan dan keikhlasan segenap redaktur dalam mengelola media tersebut.
Ia menegaskan bahwa kehadiran NU Online Lampung telah memberi kontribusi besar bagi dunia media di Provinsi Lampung.
Kata H Faizin, berdasarkan data Similar Web, NU Online Lampung bahkan berhasil mengungguli berbagai media pemberitaan lainnya. Ini menurutnya sebuah capaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi kebanggaan Nahdliyin.
Ia berharap NU Online Lampung senantiasa istiqamah dalam berkhidmah, terus meningkatkan kualitas pemberitaan dan tulisan, serta mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat agar senantiasa beragama secara moderat dan menguatkan Islam rahmatan lil āalamin.
Terpopuler
1
Hakim Praperadilan Putuskan Polda Metro Jaya Lanjutkan Proses Hukum Andrie Yunus
2
Innalillah Sesepuh Buntet Pesantren dan Rais Syuriyah PBNU KH Adib Rofiuddin Izza Meninggal Dunia
3
Ketum PBNU: Kiai Adib Mewakafkan Diri untuk Jam'iyyah dan Jamaah
4
Copot Dadan Hindayana, Presiden Prabowo Tunjuk Naniek S Deyang Jadi Kepala BGN
5
Munas-Konbes NU Dijadwalkan 19-21 Juni, PBNU Pertimbangkan Tiga Pesantren
6
Mubes Warga NU: Mengembalikan NU kepada Suara Warga
Terkini
Lihat Semua