Daerah

7.918 Layanan Ambulans NU Bantul DIY Periode Januari–Juli 2026

NU Online  ·  Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:00 WIB

7.918 Layanan Ambulans NU Bantul DIY Periode Januari–Juli 2026

Ambulans NU Bantul mengantar pasien ke rumah sakit rujukan (Foto: LAZiSNU Bantul)

Bantul, NU Online

Komitmen NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Bantul dalam menghadirkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terus diwujudkan melalui layanan ambulans 24 jam. Sepanjang Januari–Juli 2026, layanan ambulans NU Care-LAZISNU PCNU Bantul telah mencatat 7.918 perjalanan, terdiri atas 7.421 layanan ambulans pasien dan 497 layanan ambulans jenazah.

 

Pada Semester I 2026 (Januari–Juni), tercatat 6.974 perjalanan, meliputi 6.527 layanan pasien dan 447 layanan jenazah. Jumlah layanan bulanan relatif stabil, dengan capaian tertinggi pada April sebanyak 1.293 perjalanan, sedangkan Juni sebanyak 1.069 perjalanan.

 

Memasuki Juli 2026, tercatat 944 perjalanan, terdiri atas 894 layanan pasien dan 50 layanan jenazah. Aktivitas tertinggi terjadi pada 2 Juli dengan 58 perjalanan, sementara terendah pada 20 Juli sebanyak 5 perjalanan.


Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Bantul, H. Choiron Marzuki, dalam keterangan tertulis pada Senin (3/8/2026), menyampaikan bahwa tingginya jumlah layanan menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap keberadaan ambulans NU.


“Alhamdulillah, layanan ambulans NU terus menjadi bagian dari ikhtiar Nahdlatul Ulama dalam melayani masyarakat. Seluruh layanan ini dapat terlaksana berkat dukungan para donatur, munfiq kotak infak (Koin) NU, relawan, dan para sopir ambulans yang senantiasa siaga memberikan pelayanan terbaik,” ujar Choiron.


Berdasarkan laporan Juli, pasien yang dilayani didominasi kelompok usia 61–70 tahun sebanyak 270 orang, disusul usia 51–60 tahun sebanyak 240 orang dan 71–80 tahun sebanyak 136 orang. Kelompok lainnya meliputi usia 41–50 tahun sebanyak 90 orang, 81–90 tahun 55 orang, 31–40 tahun 43 orang, 21–30 tahun 39 orang, 11–20 tahun 37 orang, 0–10 tahun 30 orang, serta pasien berusia di atas 100 tahun sebanyak 1 orang.

 

Dari sisi diagnosis, layanan terbanyak diberikan kepada pasien stroke sebanyak 164, hemodialisis (HD) 149, kanker 77, Emergency IGD 76, patah tulang 68, penyakit dalam 65, dan pulang opname 55 pasien. Sementara kategori lainnya mencapai 290 pasien.

 

Untuk tujuan pelayanan pada Juli, RSUD Panembahan Senopati Bantul menjadi tujuan terbanyak dengan 212 perjalanan, disusul RSUP Dr. Sardjito 189 perjalanan. Selain itu, ambulans melayani perjalanan menuju rumah pasien sebanyak 98 kali, RSU PKU Muhammadiyah Bantul 83 kali, RS Nur Hidayah 48 kali, RSPAU Hardjolukito 42 kali, RSA UGM 35 kali, lokasi pemakaman 31 kali, RS Wirosaban 20 kali, RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta 17 kali, serta tujuan lainnya 169 perjalanan.

 

Choiron menegaskan, keberlanjutan layanan tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat. Menurutnya, para donatur, munfiq KOIN NU, relawan, dan pengemudi ambulans menjadi bagian penting dalam menjaga layanan tetap berjalan selama 24 jam.

 

“Semoga kepercayaan masyarakat ini semakin menguatkan semangat kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang bermanfaat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan para relawan yang telah menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan NU Care-LAZISNU Kabupaten Bantul,” tuturnya.
 

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang