Pacitan, NU Online
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Rudi Tri Wahid mengajak kepada seluruh jajaran pimpinan cabang untuk terus melakukan pembenahan manajemen organisasi. Memasuki zaman yang serba digital, pengelolaan administrasi dituntut untuk bekerja serba cepat dan mau tidak mau harus mengikuti trend zaman.
"Kita tidak bisa menafikan kemajuan zaman. Sekarang zaman serba digital. Sesuatu itu harus praktis, harus ekonomis, dan serba cepat," ujarnya saat membuka Konferensi Cabang ke-X GP Ansor Pacitan di auditorium KH Bakri Hasbullah, Pesantren Al Fattah Kikil, Arjosari, Pacitan, Ahad (11/2).
Rudi mengatakan, sudah saatnya GP Ansor berintrospeksi dan berbenah diri agar tidak kehilangan roh inovasi. PW GP Ansor Jawa Timur saat ini tengah mengembangkan sebuah sistem administrasi berbasis aplikasi online dan akan menggantikan posisi surat-menyurat dengan menggunakan kertas.
"Kedepan urusan administrasi seperti, surat keputusan, rekomendasi, akreditasi, laporan kegiatan ini semuanya lewat online. Kita tidak usah lagi turun ke 41 pimpinan cabang GP Ansor dan 668 pimpin anak cabang se-Jawa Timur yang menghabiskan banyak tenaga dan banyak biaya. Namun kalau ada data yang meragukan baru kita kroscek, turun ke bawah," jelasnya.
Rudi berharap pimpinan cabang GP Ansor segera berbenah dengan menggunakan teknologi dalam urusan administratif dan dokumentatif organisasi. Dengan memanfaatkan trend digital, bukan tidak mungkin banyak kemajuan yang diraih GP Ansor kedepan.
"Ini sebagai bagian dari mengamalkan kaidah al-Muhafadhoh ‘ala al-Qodim ash-Sholih wa al-Akhdzu bi al-Jadid al-Ashlah. Kalau zamanya serba digital, GP Ansor juga harus serba digital," katanya.
Konfercab X GP Ansor Pacitan diikuti oleh seluruh pimpinan anak cabang dan pengurus ranting se-Kabupaten Pacitan. Forum musyawarah tertinggi ini mengamanahkan Muhammad Munaji sebagai ketua pimpinan cabang masa khidmah 2018-2022 menggantikan M Khoirul Anam.
Tampak hadir dalam pembukaan Konferensi Cabang ini, Pengurus PCNU M. Nurul Huda, Mantan ketua GP Ansor Pacitan M Zafri Wicaksana, Pengasuh pesantren Al Fattah Kikil KH Burhanuddin HB, Camat Arjosari Munirul Ikhwan, perwakilan badan otonom seperti Muslimat, Fatayat, IPNU-IPPNU, PMII, dan Pagar Nusa. (Zaenal Faizin/Fathoni)